Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
Giustra: Bitcoin Adalah 'Eksperimen Spekulatif'

Giustra: Bitcoin Adalah 'Eksperimen Spekulatif'

UTodayUToday2026/01/12 10:47
Tampilkan aslinya
Oleh:UToday

Miliarder Kanada dan pengusaha pertambangan Frank Giustra telah kembali menyerang Bitcoin, dengan berargumen bahwa mata uang kripto terkemuka ini gagal mendapatkan gelar "emas digital."

Argumen utamanya adalah bahwa Bitcoin saat ini merupakan aset spekulatif yang digerakkan oleh "dogma."

Dalam posting terbarunya, ia secara khusus menargetkan "Bitcoin maximalists" seperti Michael Saylor, menuduh mereka melakukan evangelisme keuangan yang berbahaya dan membahayakan investor yang kurang berpengalaman.

"Krisis identitas yang terus-menerus"

Giustra berpendapat bahwa para pendukung Bitcoin terus-menerus mengubah narasi mereka untuk menyesuaikan dengan pergerakan harga.

Ia mengklaim bahwa "emas digital" hanyalah perubahan pemasaran terbaru setelah kegagalan narasi lainnya.

Menurut sang miliarder, Bitcoin dimulai sebagai "mata uang" (pembayaran), gagal karena biaya transaksi dan kemudian beralih menjadi "perlindungan inflasi," kembali gagal dan kini akhirnya mengklaim sebagai "emas digital."

"Bitcoin adalah kelas aset dengan krisis identitas yang terus-menerus. Itulah sebabnya narasinya terus berubah agar hype tetap hidup," katanya.

"Kultus" maksimalisme

"Permasalahan" terbesar Giustra adalah "fanatisme" para promotor Bitcoin, bukan teknologinya itu sendiri.

Ia secara khusus menyoroti Saylor karena memberikan saran yang dianggap Giustra sembrono (seperti menyarankan orang-orang untuk menggadaikan rumah mereka demi membeli Bitcoin).

"Bitcoin maxis adalah penjual keliling di era informasi, menjual tiket untuk sebuah pertunjukan yang tidak bergantung pada produk yang dihebohkan, melainkan pada kepercayaan penontonnya," ujarnya.

"Uang cerdas" memilih emas

Pada akhirnya, Giustra membantah argumen "Bitcoin adalah masa depan" dengan melihat apa yang sebenarnya dilakukan oleh entitas paling berpengaruh di dunia.

Para miliarder menggembar-gemborkan Bitcoin di CNBC, sementara bank sentral (negara-negara BRICS dan lainnya) diam-diam menimbun emas fisik untuk menghindari dolar AS.

Bagi Giustra, inilah "reset keuangan global" yang sebenarnya, dan Bitcoin hanyalah gangguan semata.

"Kenyataannya adalah sejak zaman dahulu, siapa yang memegang emaslah yang membuat aturan," katanya.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Pengiriman di Selat Hormuz Hampir Terhenti! Energi Timur Tengah Mencari Jalan Keluar, Pemasok LNG Jarang Melakukan Transfer Kapal ke Kapal

Meskipun ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terkait Selat Hormuz sebagai jalur pelayaran penting masih berlangsung, para pemasok tetap berupaya memastikan bahan bakar dari wilayah Teluk Persia terus dikirim ke pasar global.

智通财经2026/08/17 10:56
Pengiriman di Selat Hormuz Hampir Terhenti! Energi Timur Tengah Mencari Jalan Keluar, Pemasok LNG Jarang Melakukan Transfer Kapal ke Kapal

Seberapa agresif valuasi IPO Anthropic? Wall Street bertaruh: pendapatan akan melonjak menjadi 200 miliar dolar AS pada tahun 2028

Anthropic sedang mempersiapkan untuk go public. Wall Street menjadikan proyeksi pendapatan tahun 2028 sekitar 200 miliar dolar sebagai patokan utama penilaian, bukan kinerja saat ini. Pendapatan tahunan perusahaan tumbuh pesat, namun investasi besar dalam AI membuat laba masih jauh dari tercapai. Pasar menggunakan valuasi perusahaan pertumbuhan tinggi seperti Palantir dan SpaceX sebagai referensi, bertaruh bahwa di masa depan Anthropic dapat mencapai efek skala dan mengubahnya menjadi keuntungan. Namun, logika valuasi tinggi ini masih harus diuji oleh pasar.

华尔街见闻2026/08/17 10:26

Amazon AWS—Jalan Menuju Pendapatan Triliunan Dolar

Morgan Stanley memperkirakan bahwa kapasitas daya AWS akan meningkat dari 14GW pada tahun 2025 menjadi 120GW pada tahun 2035. Jika efisiensi monetisasi daya mencapai 12 dolar AS per watt, pendapatan AWS diperkirakan akan melampaui 1 triliun dolar AS. Seiring dengan pertumbuhan skala bisnis, margin keuntungan bisnis AI-nya kemungkinan akan mengikuti jalur ekspansi bisnis inti cloud, dengan margin EBIT jangka panjang yang diharapkan mencapai sekitar 30%.

华尔街见闻2026/08/17 09:51