GBP/USD turun di bawah 1.3450 karena data NFP mengurangi ekspektasi pemotongan suku bunga Fed pada bulan Januari
Pound Sterling Menurun Setelah Data Ketenagakerjaan AS yang Beragam
Pada hari Jumat, Pound Inggris melemah setelah rilis data Nonfarm Payrolls AS bulan Desember yang menunjukkan sinyal campuran antara positif dan negatif. Akibatnya, pelaku pasar mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve pada bulan Januari. Pada pemeriksaan terakhir, GBP/USD diperdagangkan di level 1,3412, setelah sebelumnya sempat mencapai puncak di 1,3451.
Laporan Ketenagakerjaan AS Mengurangi Harapan Pemangkasan Suku Bunga Dalam Waktu Dekat
Berdasarkan data dari US Bureau of Labor Statistics, hanya 50.000 pekerjaan baru yang tercipta, lebih rendah dari perkiraan 60.000 dan juga turun dari bulan sebelumnya yang sebesar 64.000. Meskipun pertumbuhan pekerjaan melambat, tingkat pengangguran justru membaik, turun menjadi 4,4% dari 4,6%, lebih baik dari proyeksi 4,5%.
Data ini mendukung pernyataan terbaru dari pejabat Federal Reserve, yang menggambarkan pasar tenaga kerja sebagai stabil namun stagnan. Setelah laporan ini, para trader secara signifikan mengurangi kemungkinan pemangkasan suku bunga pada bulan Januari, dengan peluang turun dari sekitar 29% menjadi hanya 5%.
Peluang suku bunga Fed - Sumber: Prime Market Terminal
Data Perumahan dan Sentimen Konsumen AS Mengecewakan
Sementara itu, indikator perumahan AS juga menunjukkan performa yang kurang baik. Izin Mendirikan Bangunan (Building Permits) bulan Oktober turun 0,2%, dari 1,415 juta pada September menjadi 1,412 juta. Pembangunan Rumah Pribadi (Privately-owned Housing Starts) untuk Oktober tercatat sebesar 1,246 juta, turun 4,6% dari bulan sebelumnya yang sebesar 1,306 juta.
Dari sisi konsumen, pembacaan awal Sentimen Konsumen Januari dari University of Michigan tercatat di 54, sedikit di atas ekspektasi 53,5 dan naik dari angka akhir November sebesar 52,9. Ekspektasi inflasi satu tahun tetap stabil di 4,2%, sementara ekspektasi lima tahun naik dari 3,2% menjadi 3,4%.
Di Inggris, tidak ada rilis data ekonomi utama minggu ini, namun perhatian mulai beralih ke data yang akan datang. Pekan depan, pasar akan memantau BRC Like-For-Like Retail Sales untuk bulan Desember, data ketenagakerjaan baru, dan hasil terbaru PDB.
Analisis Teknikal GBP/USD
Pasangan GBP/USD melanjutkan tren penurunan dan mendekati Simple Moving Average (SMA) 200 hari di 1,3384. Jika pasangan ini ditutup di bawah level tersebut, maka ada potensi pergerakan menuju SMA 50 hari di 1,3288, dengan potensi penurunan lebih lanjut ke 1,3200 jika tekanan jual berlanjut.
Di sisi lain, pemulihan di atas 1,3450 diperlukan agar pembeli dapat kembali mengendalikan, dengan target selanjutnya di 1,3500 jika momentum menguat.
Grafik harian GBP/USD
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Pengiriman di Selat Hormuz Hampir Terhenti! Energi Timur Tengah Mencari Jalan Keluar, Pemasok LNG Jarang Melakukan Transfer Kapal ke Kapal
Meskipun ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terkait Selat Hormuz sebagai jalur pelayaran penting masih berlangsung, para pemasok tetap berupaya memastikan bahan bakar dari wilayah Teluk Persia terus dikirim ke pasar global.

Seberapa agresif valuasi IPO Anthropic? Wall Street bertaruh: pendapatan akan melonjak menjadi 200 miliar dolar AS pada tahun 2028
Anthropic sedang mempersiapkan untuk go public. Wall Street menjadikan proyeksi pendapatan tahun 2028 sekitar 200 miliar dolar sebagai patokan utama penilaian, bukan kinerja saat ini. Pendapatan tahunan perusahaan tumbuh pesat, namun investasi besar dalam AI membuat laba masih jauh dari tercapai. Pasar menggunakan valuasi perusahaan pertumbuhan tinggi seperti Palantir dan SpaceX sebagai referensi, bertaruh bahwa di masa depan Anthropic dapat mencapai efek skala dan mengubahnya menjadi keuntungan. Namun, logika valuasi tinggi ini masih harus diuji oleh pasar.
Amazon AWS—Jalan Menuju Pendapatan Triliunan Dolar
Morgan Stanley memperkirakan bahwa kapasitas daya AWS akan meningkat dari 14GW pada tahun 2025 menjadi 120GW pada tahun 2035. Jika efisiensi monetisasi daya mencapai 12 dolar AS per watt, pendapatan AWS diperkirakan akan melampaui 1 triliun dolar AS. Seiring dengan pertumbuhan skala bisnis, margin keuntungan bisnis AI-nya kemungkinan akan mengikuti jalur ekspansi bisnis inti cloud, dengan margin EBIT jangka panjang yang diharapkan mencapai sekitar 30%.
Kartu truf sebelum badai: "Dewa Saham AI" mengalami likuidasi, SA bertaruh besar pada chip penyimpanan, Castle melakukan lindung nilai secara menyeluruh, dan Jane Street tetap mengalami kerugian triliunan meski telah melakukan lindung nilai ratusan miliar.
SA, Castle Investment, dan Simple Street baru-baru ini telah merilis laporan kepemilikan kuartal kedua mereka (13F) hingga 30 Juni 2026.

