Pemulihan Harga Solana Menghadapi Satu Masalah: Keseimbangan Pasar Kembali Condong ke Bearish
Harga Solana terus berjuang untuk pulih karena sinyal teknikal dan on-chain menunjukkan keseimbangan pasar yang tidak merata. Dengan tekanan jual yang kembali muncul, volume yang gagal mengonfirmasi reli, dan persilangan EMA bearish yang mendekat, rebound Solana mungkin akan terus gagal hingga sinyal kunci berubah.
Harga Solana telah berjuang untuk menemukan pijakan yang bertahan lama. Harganya naik 1% dalam 24 jam terakhir namun masih turun hampir 31% selama sebulan terakhir. Penurunan tajam di awal November sempat mendorong SOL mendekati $146 sebelum terjadi rebound kecil — namun kembali kehilangan kekuatan.
Pola ini telah menjadi hal yang biasa: setiap upaya pemulihan dengan cepat memudar. Alasannya sederhana — keseimbangan yang mendorong pemulihan berkelanjutan masih belum tercapai.
Keseimbangan Pasar Condong ke Bear Saat Tekanan Jual Kembali Meningkat
Teknikal dan data on-chain Solana sama-sama menunjukkan ketidakseimbangan antara pembeli dan penjual. Exponential Moving Average (EMA), yang meratakan data harga untuk menunjukkan arah tren, kini mengindikasikan bahwa pola bearish sedang terbentuk.
EMA 50-hari mendekati persilangan di bawah EMA 100-hari, sebuah pergerakan yang biasanya menandakan bahwa pembeli mulai kehilangan kendali.
Menambah ketidakseimbangan ini, On-Balance Volume (OBV), yang mengukur apakah volume perdagangan mendukung arah harga, tetap terjebak di bawah garis tren menurun.
Setiap kali OBV menyentuh atau mendekati garis tersebut, Solana hanya mengalami rebound singkat sebelum penjual kembali menguasai pasar. Beberapa contoh terakhir terjadi antara 12 Oktober dan 2 November, yang semuanya tidak berhasil.
Meningkatnya Kelemahan Harga Solana Pada Grafik Harian: Data bursa juga menunjukkan pergeseran keseimbangan ini. Pada 4 November, arus bersih bursa adalah –293.015 SOL, artinya token dipindahkan keluar dari bursa.
Pada 5 November, angka tersebut berbalik menjadi 17.649 SOL yang masuk kembali — perubahan 106% dari outflow ke inflow, menandakan tekanan jual yang kembali meningkat.
Lonjakan Tekanan Jual: Kembalinya inflow ke bursa berarti investor ritel dan trader kembali melepas token. Sampai dinamika ini berubah, dengan outflow yang berkelanjutan dan OBV yang meningkat, keseimbangan Solana tetap condong ke pihak bear.
Validasi Harga Solana di Atas $168 dan Breakdown di Bawah $146
Solana diperdagangkan di sekitar $159, melayang di sekitar level retracement Fibonacci 0.236 dari pergerakan 27 Oktober hingga 4 November. Dukungan kuat berikutnya berada di $146. Jika level itu jebol, SOL bisa menguji $126, mengonfirmasi kelemahan lebih lanjut.
Agar pemulihan dapat bertahan, Solana harus mengembalikan keseimbangan teknikalnya. OBV perlu menembus garis menurunnya dan persilangan EMA harus mendatar.
Namun, metrik netflow bursa harus menunjukkan outflow agar sinyal positif tersebut muncul. Itu akan menggeser keseimbangan ke pihak bull Solana.
Jika itu terjadi, resistensi kunci pertama berada di $168. Di atas itu, hambatan utama berikutnya berada di sekitar $182 dan $192.
Analisis Harga Solana: Sampai saat itu, upaya rebound Solana mungkin akan terus gagal — bukan karena kurangnya usaha, tetapi karena keseimbangan pasar antara inflow, outflow, dan volume masih belum seimbang dan lebih menguntungkan pihak bear.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Pengiriman di Selat Hormuz Hampir Terhenti! Energi Timur Tengah Mencari Jalan Keluar, Pemasok LNG Jarang Melakukan Transfer Kapal ke Kapal
Meskipun ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terkait Selat Hormuz sebagai jalur pelayaran penting masih berlangsung, para pemasok tetap berupaya memastikan bahan bakar dari wilayah Teluk Persia terus dikirim ke pasar global.

Seberapa agresif valuasi IPO Anthropic? Wall Street bertaruh: pendapatan akan melonjak menjadi 200 miliar dolar AS pada tahun 2028
Anthropic sedang mempersiapkan untuk go public. Wall Street menjadikan proyeksi pendapatan tahun 2028 sekitar 200 miliar dolar sebagai patokan utama penilaian, bukan kinerja saat ini. Pendapatan tahunan perusahaan tumbuh pesat, namun investasi besar dalam AI membuat laba masih jauh dari tercapai. Pasar menggunakan valuasi perusahaan pertumbuhan tinggi seperti Palantir dan SpaceX sebagai referensi, bertaruh bahwa di masa depan Anthropic dapat mencapai efek skala dan mengubahnya menjadi keuntungan. Namun, logika valuasi tinggi ini masih harus diuji oleh pasar.
Amazon AWS—Jalan Menuju Pendapatan Triliunan Dolar
Morgan Stanley memperkirakan bahwa kapasitas daya AWS akan meningkat dari 14GW pada tahun 2025 menjadi 120GW pada tahun 2035. Jika efisiensi monetisasi daya mencapai 12 dolar AS per watt, pendapatan AWS diperkirakan akan melampaui 1 triliun dolar AS. Seiring dengan pertumbuhan skala bisnis, margin keuntungan bisnis AI-nya kemungkinan akan mengikuti jalur ekspansi bisnis inti cloud, dengan margin EBIT jangka panjang yang diharapkan mencapai sekitar 30%.
Kartu truf sebelum badai: "Dewa Saham AI" mengalami likuidasi, SA bertaruh besar pada chip penyimpanan, Castle melakukan lindung nilai secara menyeluruh, dan Jane Street tetap mengalami kerugian triliunan meski telah melakukan lindung nilai ratusan miliar.
SA, Castle Investment, dan Simple Street baru-baru ini telah merilis laporan kepemilikan kuartal kedua mereka (13F) hingga 30 Juni 2026.

