CFO OpenAI: AI tidak perlu didinginkan, antusiasme masih jauh dari cukup!
Ketika Wall Street semakin khawatir tentang pecahnya gelembung AI, Chief Financial Officer OpenAI justru mengajak semua orang untuk "lebih antusias lagi." Ia juga menyatakan bahwa saat ini, perusahaan tersebut tidak memiliki rencana untuk go public.
Kepala Keuangan OpenAI, Sarah Friar, menyatakan bahwa kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan terjadinya gelembung di bidang AI terlalu berlebihan, justru seharusnya lebih banyak “antusiasme” terhadap potensi teknologi ini.
Pada hari Rabu, dalam wawancara di atas panggung pada konferensi Tech Live The Wall Street Journal di California, Friar mengatakan: “Menurut saya, antusiasme terhadap penerapan nyata AI dan perubahan yang dapat dibawa untuk individu masih jauh dari cukup. Kita seharusnya terus maju dengan penuh semangat.”
Dalam beberapa bulan terakhir, semakin banyak pihak yang mempertanyakan lonjakan valuasi perusahaan AI serta investasi besar-besaran perusahaan teknologi pada pusat data dan chip demi mendukung pengembangan AI. Hanya OpenAI saja yang telah berkomitmen menginvestasikan lebih dari 1,4 triliun dolar AS untuk pembangunan infrastruktur AI, meskipun perusahaan saat ini belum menghasilkan keuntungan.
Untuk mendukung pembangunan pusat data AI-nya, OpenAI telah mencapai serangkaian kesepakatan besar dengan perusahaan seperti Nvidia (NVDA.O) dan AMD (AMD.O), namun beberapa pihak mengkritik kerja sama ini sebagai “pembiayaan berputar”. Sebagai contoh, Nvidia setuju untuk berinvestasi hingga 100 miliar dolar AS ke OpenAI guna mendukung ekspansi pusat datanya; sementara OpenAI berkomitmen untuk memasang jutaan chip Nvidia di pusat data tersebut. Namun, Friar menanggapi dalam wawancara: “Saya sama sekali tidak setuju dengan anggapan tersebut.”
“Saat ini kita semua sedang membangun infrastruktur yang lengkap agar dunia memiliki lebih banyak kapasitas komputasi,” ujarnya, “Saya sama sekali tidak menganggap ini sebagai hubungan yang berputar.” Ia menambahkan, “Selama setahun terakhir kami telah melakukan banyak upaya untuk mendiversifikasi rantai pasokan.”
Selain bekerja sama dengan produsen chip, pengembang ChatGPT, OpenAI, juga mempertimbangkan berbagai jalur pendanaan untuk mendukung ekspansi infrastrukturnya. Friar menyatakan bahwa OpenAI sedang “mencari ekosistem yang terdiri dari bank dan ekuitas swasta” untuk mendukung rencana ambisius ini. Ia juga mengisyaratkan bahwa pemerintah Amerika Serikat mungkin akan berperan sebagai “penyedia jaminan pembiayaan”, namun tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai mekanismenya.
Menanggapi pernyataan ini, juru bicara OpenAI kemudian mengklarifikasi bahwa pernyataan Friar tersebut berasal dari sudut pandang industri AI secara keseluruhan, dan saat ini OpenAI belum memiliki rencana untuk mencari jaminan dari pemerintah federal.
Selain itu, OpenAI memperkirakan dalam beberapa tahun ke depan mungkin akan mengumpulkan lebih banyak dana melalui penawaran umum perdana, namun Friar menyatakan bahwa saat ini perusahaan belum memulai persiapan terkait. “Kami saat ini tidak sedang mempersiapkan IPO,” katanya, “Pencatatan saham belum ada dalam rencana saat ini.”
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve melemah, dolar AS turun tiga kali berturut-turut ke level terendah sejak Mei, indeks mata uang pasar berkembang melonjak ke rekor tertinggi.
Dengan para pedagang mengurangi ekspektasi terhadap pengetatan kebijakan moneter oleh Federal Reserve, penurunan nilai dolar AS berlanjut dan mata uang pasar negara berkembang naik ke level tertinggi dalam sejarah.

Pengiriman di Selat Hormuz Hampir Terhenti! Energi Timur Tengah Mencari Jalan Keluar, Pemasok LNG Jarang Melakukan Transfer Kapal ke Kapal
Meskipun ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terkait Selat Hormuz sebagai jalur pelayaran penting masih berlangsung, para pemasok tetap berupaya memastikan bahan bakar dari wilayah Teluk Persia terus dikirim ke pasar global.

Seberapa agresif valuasi IPO Anthropic? Wall Street bertaruh: pendapatan akan melonjak menjadi 200 miliar dolar AS pada tahun 2028
Anthropic sedang mempersiapkan untuk go public. Wall Street menjadikan proyeksi pendapatan tahun 2028 sekitar 200 miliar dolar sebagai patokan utama penilaian, bukan kinerja saat ini. Pendapatan tahunan perusahaan tumbuh pesat, namun investasi besar dalam AI membuat laba masih jauh dari tercapai. Pasar menggunakan valuasi perusahaan pertumbuhan tinggi seperti Palantir dan SpaceX sebagai referensi, bertaruh bahwa di masa depan Anthropic dapat mencapai efek skala dan mengubahnya menjadi keuntungan. Namun, logika valuasi tinggi ini masih harus diuji oleh pasar.
Amazon AWS—Jalan Menuju Pendapatan Triliunan Dolar
Morgan Stanley memperkirakan bahwa kapasitas daya AWS akan meningkat dari 14GW pada tahun 2025 menjadi 120GW pada tahun 2035. Jika efisiensi monetisasi daya mencapai 12 dolar AS per watt, pendapatan AWS diperkirakan akan melampaui 1 triliun dolar AS. Seiring dengan pertumbuhan skala bisnis, margin keuntungan bisnis AI-nya kemungkinan akan mengikuti jalur ekspansi bisnis inti cloud, dengan margin EBIT jangka panjang yang diharapkan mencapai sekitar 30%.
