Harga Bitcoin hari ini diperdagangkan di sekitar $89.950 saat Januari dibuka dengan pasar terkunci di bawah garis tren menurun yang telah membatasi setiap rebound sejak pertengahan November. Struktur ini mencerminkan stabilisasi, bukan pemulihan, dengan penjual masih mengendalikan pergerakan timeframe yang lebih tinggi sementara pembeli kesulitan untuk merebut kembali momentum yang hilang.
Dinamika Harga BTC (Sumber: TradingView) Pada grafik harian, Bitcoin terus diperdagangkan di bawah EMA 20, 50, 100, dan 200 hari, yang saat ini berada di antara $88.600 hingga $100.400. Penataan bearish tersebut menegaskan bahwa dukungan sebelumnya kini telah berubah menjadi suplai di atas harga.
Garis tren menurun yang ditarik dari puncak November tetap menjadi fitur teknikal dominan. Harga mencoba untuk merebut kembali garis tersebut beberapa kali sepanjang Desember tetapi gagal setiap kali mendekati $91.000 hingga $92.000, memperkuat kendali penjual. Parabolic SAR tetap berada di atas harga, menandakan tekanan turun belum sepenuhnya mereda.
Meskipun aksi jual tajam pada Desember telah melambat, tidak adanya level tertinggi yang lebih tinggi membuat struktur harian tetap korektif. Pembeli bertahan di level tertentu, namun mereka belum mendorong harga lebih tinggi.
Aksi Harga BTC (Sumber: TradingView) Pada grafik 30 menit, Bitcoin diperdagangkan dalam saluran naik intraday yang telah membimbing aksi harga sejak pertengahan Desember. Struktur ini menunjukkan posisi terendah yang lebih tinggi, namun momentum telah datar saat harga tertahan di bawah resistensi.
RSI berada di sekitar 49, mencerminkan kondisi netral daripada kekuatan bullish. MACD telah berbalik turun dan sedikit negatif, menunjukkan bahwa momentum ke atas memudar dengan cepat setelah dorongan akhir Desember ke arah $91.000.
BTC Netflows (Sumber: Coinglass) Data aliran spot menambah bobot pada pembacaan defensif. Menurut Coinglass, Bitcoin mencatat net outflow spot secara terus-menerus sepanjang Desember, dengan beberapa sesi melebihi $300 juta arus keluar. Pergerakan ini bertepatan dengan setiap upaya pemulihan yang gagal.
Pada 3 Januari, netflow sempat berubah positif di +$22,4 juta, dengan Bitcoin diperdagangkan di sekitar $89.959 saat itu. Meskipun angka tersebut menunjukkan tekanan jual yang berkurang, ini tidak membalikkan tren yang lebih luas. Inflow satu sesi setelah distribusi berkepanjangan biasanya menandakan stabilisasi, bukan akumulasi.
Analisis Derivatif BTC (Sumber: Coinglass) Data derivatif memperkuat gambaran kehati-hatian. Volume derivatif Bitcoin melonjak 134% menjadi sekitar $83,1 miliar, sementara open interest naik secara moderat sebesar 1,6% menjadi $56,7 miliar. Perbedaan tersebut menunjukkan adanya aktivitas penempatan posisi aktif daripada taruhan arah yang agresif.
Rasio long-to-short 24 jam mendekati 1,0 menyoroti keseimbangan di seluruh akun, meskipun data trader teratas tetap menunjukkan bias long. Ketimpangan ini menunjukkan optimisme di antara trader profesional, namun belum cukup percaya diri untuk memicu breakout.
Data likuidasi menunjukkan perputaran, bukan konfirmasi tren. Dalam 24 jam terakhir, total likuidasi mencapai $108,5 juta, dengan $91 juta berasal dari posisi short. Likuidasi ini mendorong harga naik secara intraday namun gagal menghasilkan kelanjutan, memperkuat pandangan bahwa squeeze telah dijual kembali.
Bitcoin memasuki 4 Januari dalam keadaan kompresi, bukan pemulihan. Penjual telah kehilangan urgensi, namun pembeli belum kembali mengendalikan pasar.
- Skenario bullish: Penutupan tegas di atas $91.500, diikuti dengan penerimaan di atas $96.800, akan menandakan pergeseran struktur dan membuka kembali jalur menuju wilayah $100.000.
- Skenario bearish: Kehilangan $88.500 akan menegaskan tekanan turun yang diperbarui dan mengembalikan $85.000 sebagai target, dengan risiko meluas ke kisaran rendah $80.000 jika outflow spot berlanjut.
Sampai salah satu level tersebut terpecahkan, Bitcoin tetap terjebak dalam konsolidasi, dengan reli dianggap sebagai uji coba, bukan pembalikan tren.


