Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Goldman Sachs: Permintaan chip penyimpanan AI telah diremehkan, pasar saham Korea masih memiliki ruang kenaikan sebesar 80%

Goldman Sachs: Permintaan chip penyimpanan AI telah diremehkan, pasar saham Korea masih memiliki ruang kenaikan sebesar 80%

MEnewsMEnews2026/09/07 02:29
Tampilkan aslinya
Perusahaan chip terkemuka Korea memiliki hambatan teknologi di bidang proses mutakhir seperti memori bandwidth tinggi, sehingga akan terus mendapatkan manfaat dari gelombang permintaan yang didorong oleh AI kali ini.

Penulis artikel: Bloomberg

Penerjemah artikel: Zhao Ying

Timothy Moe, Kepala Ahli Strategi Saham Asia Pasifik Goldman Sachs, tetap bersikap sangat bullish terhadap pasar saham Korea. Ia menilai pasar sangat meremehkan lamanya siklus permintaan chip memori yang didorong oleh AI, dan indeks acuan Korea KOSPI masih memiliki potensi kenaikan hampir 80%, dengan target KOSPI tetap di level 12.000 poin.

Menurut laporan Bloomberg, Moe dalam wawancara pada Jumat lalu menyatakan,"Pasar meremehkan lamanya siklus keuntungan ini", dan ia memperkirakan belanja modal perusahaan teknologi besar Amerika akan menembus 1,2 triliun dolar AS tahun depan, jauh di atas proyeksi sebelumnya sebesar 800 miliar dolar AS.

Pandangan optimis ini sangat kontras dengan tren pasar baru-baru ini. Sejak titik tertinggi historis bulan Juni, KOSPI telah turun 27%. Raksasa chip seperti Samsung Electronics dan SK Hynix telah merilis hasil yang sangat baik, namun belum mampu memberikan dorongan efektif bagi harga saham. Target Moe berarti, jika prediksi keuntungan tersebut tercapai, valuasi saat ini akan memberikan margin keamanan yang signifikan bagi investor.

Siklus Keuntungan Diremehkan, Permintaan Chip Diperkirakan Terus Meningkat

Argumen utama Moe terletak pada pandangan bahwa pasar secara sistematis meremehkan kesinambungan siklus keuntungan perusahaan chip memori Korea. Ia memperkirakan pertumbuhan laba saham komponen KOSPI tahun ini sekitar 360%, melambat menjadi sekitar 35% pada 2027, namun menekankan bahwa fakta perlambatan pertumbuhan laba sudah sepenuhnya diproses pasar, sehingga bukan alasan wajar bagi lemahnya harga saham saat ini.

Perlombaan pembangunan pusat data global menjadi pendorong utama di balik penilaian ini.Moe menunjukkan bahwa ekspansi pusat data berskala besar telah menyebabkan kekurangan serius pada chip memori dan penyimpanan, mendorong harga chip terus naik, dan ketidakseimbangan suplai-permintaan ini diperkirakan akan semakin parah pada 2027. Ia menyatakan bahwa penyedia cloud computing skala besar "meski sementara merugi, tetap harus berinvestasi terus", dan lonjakan kebutuhan daya komputasi sangat menguras memori, sehingga langsung menguntungkan produsen chip memori.

Valuasi di Titik Terendah Historis, Target Didukung Fundamental

Dari sudut pandang valuasi, Moe menilai harga KOSPI saat ini sudah sepenuhnya mencerminkan ekspektasi pesimis, bahkan mungkin terlalu terdiskon. Target 12.000 poin didasarkan pada price earning ratio (PER) proyeksi sebesar 7,5 kali, sementara KOSPI saat ini hanya diperdagangkan pada 5,3 kali PER proyeksi, sekitar setengah dari rata-rata tujuh tahun terakhir.

Moe menyatakan bahwa jika perusahaan Korea mampu mewujudkan prediksi keuntungannya, target 12.000 poin "tidak seagresif yang terlihat di permukaan".Target ini, ketika ditetapkan tiga bulan lalu, merupakan salah satu prediksi paling agresif di pasar, namun Moe menegaskan akan tetap bertahan pada penilaiannya tersebut, dengan logika inti terletak pada kemampuan perusahaan mewujudkan keuntungan nyata.

Moe juga tidak menghindari potensi risiko. Ia mengakui ancaman dari para pesaing, termasuk kemunculan perusahaan seperti Changxin Memory, serta potensi hambatan politik domestik AS atas perluasan pusat data skala besar, sebagai faktor yang menimbulkan ketidakpastian. Meski demikian, ia yakin risiko tersebut dalam beberapa tahun ke depan belum cukup kuat untuk mengganggu keunggulan fundamental produsen chip memori mutakhir. Menurutnya, kebutuhan struktural akan investasi infrastruktur AI akan tetap menjadi penggerak utama industri, dan hambatan teknologi milik perusahaan chip papan atas Korea di bidang proses mutakhir seperti memori bandwidth tinggi, akan memastikan mereka tetap mendapat manfaat dari gelombang permintaan kali ini.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Bayar "amunisi" untuk mendukung yen? Cadangan devisa Jepang turun sebesar 87.8 miliar dolar AS pada bulan Agustus, kemungkinan telah menjual US Treasury untuk mengumpulkan dana

Otoritas Jepang kemungkinan telah menggunakan sebagian sekuritas asing dari cadangan devisa mereka, termasuk obligasi pemerintah Amerika Serikat, dalam satu bulan terakhir untuk menyediakan dana bagi intervensi nilai tukar yang berskala rekor.

智通财经2026/09/07 03:16
Bayar "amunisi" untuk mendukung yen? Cadangan devisa Jepang turun sebesar 87.8 miliar dolar AS pada bulan Agustus, kemungkinan telah menjual US Treasury untuk mengumpulkan dana