Lembaga: Lebih dari 700 kapal tanker minyak berada di dekat Selat Hormuz
Pada 21 Juli, menurut laporan dari perusahaan analitik maritim Signal Group, hingga 15 Juli, terdapat total 728 kapal tanker minyak kosong dan bermuatan di sekitar Selat Hormuz, termasuk 394 kapal kosong dan 334 kapal bermuatan. Analis pasar senior Maria Bertzeletou menyampaikan dalam laporan mingguan bahwa terdapat 168 kapal kosong dan 175 kapal bermuatan di perairan Teluk Persia. Di Teluk Oman, sebelah timur Selat Hormuz, terdapat 226 kapal kosong dan 159 kapal bermuatan. Sejak meningkatnya ketegangan pada 6 Juli, proporsi kapal tanker minyak yang melintasi Selat Hormuz dengan informasi kepemilikan yang transparan turun menjadi 45%, dibandingkan 67% selama perjanjian damai sementara.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Kapan penurunan surat utang Amerika Serikat akan berhenti?


Castle Securities: The Federal Reserve's "stand by" raises concerns, long-term US bond yields approach 20-year highs, increasing market risk
Castle Securities menyatakan bahwa Federal Reserve yang enggan untuk memperketat kebijakan moneter lebih lanjut meskipun inflasi tetap jauh di atas target, menyebabkan imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang bertahan di level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, dan hal ini dapat membawa risiko berkelanjutan bagi pasar keuangan yang lebih luas.

Situasi di Timur Tengah kembali memanas! Trump menolak untuk memperpanjang perjanjian gencatan senjata 60 hari antara Amerika dan Iran, serta memperingatkan Oman agar tidak “menghalangi dari tengah”.
Presiden Amerika Serikat, Trump, pada hari Senin menyampaikan pernyataan keras terkait situasi di Iran dan kawasan Teluk.

