Bitget meluncurkan acara tebak laporan keuangan saham AS, berpartisipasi dalam prediksi kenaikan atau penurunan dapat memperoleh hadiah USDT
BlockBeats mengabarkan, pada 21 Juli, Bitget meluncurkan acara tebak laporan keuangan saham AS, dengan periode acara dari 21 Juli hingga pertengahan hingga akhir Agustus. Selama acara, pengguna yang menyelesaikan tugas perdagangan saham spot (rToken) atau kontrak saham dapat memperoleh tiket tebak, yang dapat digunakan untuk berpartisipasi dalam tebak naik-turun laporan keuangan saham AS. Hasil tebakan akan ditentukan dengan membandingkan "harga penutupan hari perdagangan pertama setelah laporan keuangan dirilis" dengan "harga penutupan hari perdagangan terakhir sebelum laporan keuangan dirilis".
Acara ini akan membuka berbagai sesi tebak khusus secara bertahap sesuai jadwal rilis laporan keuangan saham AS, dengan batch pertama mencakup target seperti Tesla, Google, dan Intel. Total hadiah per sesi adalah 10.000 USDT, dengan 70% dari pool hadiah dibagi untuk pemenang dan 30% untuk yang kalah, dan maksimal yang bisa didapatkan per orang per sesi adalah 1.000 USDT. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di platform resmi Bitget.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Kapan penurunan surat utang Amerika Serikat akan berhenti?


Castle Securities: The Federal Reserve's "stand by" raises concerns, long-term US bond yields approach 20-year highs, increasing market risk
Castle Securities menyatakan bahwa Federal Reserve yang enggan untuk memperketat kebijakan moneter lebih lanjut meskipun inflasi tetap jauh di atas target, menyebabkan imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang bertahan di level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, dan hal ini dapat membawa risiko berkelanjutan bagi pasar keuangan yang lebih luas.

Situasi di Timur Tengah kembali memanas! Trump menolak untuk memperpanjang perjanjian gencatan senjata 60 hari antara Amerika dan Iran, serta memperingatkan Oman agar tidak “menghalangi dari tengah”.
Presiden Amerika Serikat, Trump, pada hari Senin menyampaikan pernyataan keras terkait situasi di Iran dan kawasan Teluk.

