CFTC Amerika Serikat menyelidiki staf yang diduga memanfaatkan informasi orang dalam dari pidato Trump untuk berpartisipasi dalam perdagangan prediksi acara.
Odaily melaporkan bahwa Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas Amerika Serikat (CFTC) sedang menyelidiki dugaan kasus perdagangan orang dalam yang melibatkan platform pasar prediksi Kalshi. Seorang staf yang disebut-sebut bertanggung jawab mengoperasikan prompter Presiden Trump diduga telah memasang taruhan pada kontrak peristiwa prediksi terkait.
Menurut laporan, staf tersebut kemungkinan memanfaatkan informasi yang ia peroleh lebih awal terkait isi pidato publik Trump untuk bertaruh di platform Kalshi tentang apakah pernyataan tertentu akan diumumkan atau mengandung ungkapan khusus. Saat ini, CFTC sedang menyelidiki apakah transaksi tersebut melibatkan penggunaan informasi non-publik dan apakah tindakan tersebut melanggar peraturan perdagangan pasar prediksi.
Penyelidikan ini kembali memicu perhatian pasar terhadap risiko perdagangan orang dalam di pasar prediksi. Seiring dengan pertumbuhan pesat volume transaksi di platform seperti Kalshi dan Polymarket, kontrak prediksi yang melibatkan peristiwa politik, ekonomi, dan publik semakin mendapat pengawasan dari otoritas regulasi. (CNBC)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Sebuah alamat telah mentransfer 289.800 LINK ke dompet multisignature dua jam yang lalu.
Ekspektasi kenaikan suku bunga dan kekhawatiran fiskal menekan, imbal hasil obligasi Jepang 10 tahun mencapai level tertinggi dalam 30 tahun.
Harga obligasi Jepang turun.

Apakah masa-masa baik perusahaan mobil Jepang akan berakhir? Konflik bersenjata di Iran dan rebound yen dapat menjadi pukulan ganda
Produsen mobil Jepang semakin merasakan tekanan ganda dari dampak meluasnya konflik Iran dan penguatan nilai tukar yen.


