Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
AS Amerika Serikat melonggarkan pembatasan ekspor ke Uni Emirat Arab, membuka pintu bagi penjualan chip AI

AS Amerika Serikat melonggarkan pembatasan ekspor ke Uni Emirat Arab, membuka pintu bagi penjualan chip AI

金十金十2026/07/10 16:41
Tampilkan aslinya
Golden Ten Data melaporkan pada 11 Juli bahwa pemerintahan Trump berencana melonggarkan pembatasan ekspor ke Uni Emirat Arab, membuka jalan bagi negara tersebut untuk memperoleh berbagai teknologi canggih, termasuk satelit komersial dan semikonduktor untuk kecerdasan buatan. Dalam sebuah pemberitahuan yang akan diterbitkan oleh Departemen Perdagangan Amerika Serikat minggu depan, disebutkan bahwa Uni Emirat Arab kini memenuhi syarat untuk perlakuan ekspor yang lebih longgar berdasarkan undang-undang kontrol ekspor Amerika Serikat. Departemen Perdagangan Amerika Serikat juga menyebutkan bahwa Uni Emirat Arab mendukung posisi Amerika Serikat dalam konflik melawan Iran. Pelonggaran pembatasan ekspor ini akan memungkinkan perusahaan-perusahaan di Uni Emirat Arab untuk membeli chip AI canggih dari Nvidia, AMD, dan Cerebras Systems sesuai rencana. Kesepakatan ini telah dibuat lebih dari setahun yang lalu antara Amerika Serikat dan Uni Emirat Arab, mengatur agar perusahaan-perusahaan tersebut memasok ribuan prosesor kepada perusahaan teknologi terdepan G42 yang didukung negara Uni Emirat Arab, yang akan digunakan untuk pusat data AI baru di kawasan tersebut.
1
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Castle Securities: The Federal Reserve's "stand by" raises concerns, long-term US bond yields approach 20-year highs, increasing market risk

Castle Securities menyatakan bahwa Federal Reserve yang enggan untuk memperketat kebijakan moneter lebih lanjut meskipun inflasi tetap jauh di atas target, menyebabkan imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang bertahan di level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, dan hal ini dapat membawa risiko berkelanjutan bagi pasar keuangan yang lebih luas.

智通财经2026/08/17 22:41
Castle Securities: The Federal Reserve's "stand by" raises concerns, long-term US bond yields approach 20-year highs, increasing market risk