Bank of America: Pertemuan bank sentral Korea pada bulan Juli kemungkinan akan fokus pada pelemahan won Korea
Laporan dari Jinse Finance pada 9 Juli menyebutkan bahwa ekonom Bank of America dalam sebuah laporan menyatakan pasar secara umum memperkirakan Bank Sentral Korea akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada 16 Juli, namun pernyataan bank tersebut mengenai won Korea mungkin lebih penting daripada kenaikan suku bunga itu sendiri. Para pembuat kebijakan kemungkinan akan fokus pada berlanjutnya pelemahan won Korea. Meskipun harga minyak turun dan otoritas telah beberapa kali mengeluarkan peringatan, pelemahan won Korea tetap membuat inflasi bertahan di level tinggi. Para ekonom menunjukkan bahwa arus keluar dana saham luar negeri yang berkelanjutan dan fluktuasi nilai tukar memperkuat alasan untuk normalisasi kebijakan lebih lanjut, tetapi kenaikan suku bunga berturut-turut bukanlah ekspektasi dasar mereka. Pasar juga akan memperhatikan apakah Bank Sentral Korea akan menunjukkan kekhawatiran lebih besar terhadap risiko stabilitas keuangan yang ditimbulkan oleh kenaikan harga rumah dan perdagangan ETF leverage.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

Mengapa saham teknologi "semakin naik semakin murah"? Didukung lonjakan valuasi oleh 80% keuntungan, jika ekspektasi AI gagal akan langsung menjadi mahal
Biasanya, pasar bearish harus menghancurkan harga saham hingga sangat rendah agar saham menjadi lebih murah. Namun, saham teknologi telah menemukan jalan lain.


