Komitmen sewa pusat data oleh raksasa teknologi Amerika Serikat mencapai tingkat tertinggi sepanjang masa, melampaui $850 miliar
BlockBeats News, 5 Juli. Perusahaan teknologi Amerika Serikat telah mengalokasikan komitmen sewa pusat data sebesar rekor $850 miliar, meningkat $570 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu (+204%), dan naik $200 miliar dibandingkan kuartal sebelumnya (+31%).
Di antaranya, Meta menambahkan sekitar $79 miliar dalam komitmen sewa pusat data pada kuartal pertama 2026, naik 76% dari kuartal sebelumnya, sehingga total komitmen mencapai sekitar $183 miliar; Microsoft menambahkan sekitar $41 miliar, naik 26%, dengan total sekitar $197 miliar; Oracle, dengan komitmen sekitar $250 miliar, menempati peringkat pertama dan telah memperoleh sumber daya pusat data utama untuk kolaborasinya dengan OpenAI.
Hal ini mencerminkan bahwa permintaan infrastruktur AI sedang memasuki fase pertumbuhan struktural jangka panjang, dan industri pelengkap seperti semikonduktor, energi, dan liquid cooling diperkirakan akan terus mendapatkan manfaat. Pada saat yang sama, pertumbuhan permintaan daya komputasi dapat semakin memperparah kelangkaan pasokan GPU, sehingga turut menopang valuasi konsep AI dan token terkait.
---------------------------------
Klik tautan artikel asli di bawah untuk bergabung dengan BlockBeats Beating · Feishu AI News Channel, yang memantau tren dan berita AI global 24/7.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Sebuah alamat telah mentransfer 289.800 LINK ke dompet multisignature dua jam yang lalu.
Ekspektasi kenaikan suku bunga dan kekhawatiran fiskal menekan, imbal hasil obligasi Jepang 10 tahun mencapai level tertinggi dalam 30 tahun.
Harga obligasi Jepang turun.

Apakah masa-masa baik perusahaan mobil Jepang akan berakhir? Konflik bersenjata di Iran dan rebound yen dapat menjadi pukulan ganda
Produsen mobil Jepang semakin merasakan tekanan ganda dari dampak meluasnya konflik Iran dan penguatan nilai tukar yen.


