Pemimpin Reformasi Inggris dituduh melakukan lobi ilegal terhadap bank sentral menentang digital pound, kemungkinan terkait dengan hibah yang belum dilaporkan.
Foresight News melaporkan, menurut Decrypt, anggota parlemen dari Partai Buruh, Phil Brickell, telah mengajukan laporan kepada Komisaris Standar Parlemen terkait dugaan lobi yang dilakukan pemimpin Reform UK Party, Nigel Farage, terhadap Bank of England. Ia menuduh kebijakan kripto yang didorong oleh Farage dapat menguntungkan pendonor terbesarnya, Christopher Harborne, yang juga merupakan investor utama Tether. Inti laporan ini berfokus pada pertemuan pribadi yang terjadi pada September tahun lalu, di mana Farage dilaporkan mendorong Gubernur Andrew Bailey untuk membatalkan rencana penerbitan mata uang digital bank sentral bertajuk "Britcoin". Setelah pertemuan tersebut, Bank of England memang membatalkan batas kepemilikan stablecoin pribadi sebesar 20 ribu poundsterling yang sebelumnya diusulkan. Penyelidikan ini menyoroti kemungkinan keterkaitan antara sumbangan tersebut dan tindakan lobi yang dilakukan Farage.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

Mengapa saham teknologi "semakin naik semakin murah"? Didukung lonjakan valuasi oleh 80% keuntungan, jika ekspektasi AI gagal akan langsung menjadi mahal
Biasanya, pasar bearish harus menghancurkan harga saham hingga sangat rendah agar saham menjadi lebih murah. Namun, saham teknologi telah menemukan jalan lain.


