Laporan keuangan Hyperliquid Strategies: Posisi HYPE meningkat menjadi 20 juta token hingga akhir April
Odaily melaporkan bahwa Hyperliquid Strategies, perusahaan keuangan HYPE yang terdaftar di Nasdaq, merilis laporan kinerja keuangan dan operasional untuk kuartal dan sembilan bulan yang berakhir pada 31 Maret 2026. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa perusahaan telah menginvestasikan 216 juta dolar AS untuk membeli sekitar 7,3 juta HYPE, dan per 29 April, cadangan HYPE telah meningkat menjadi 20 juta. Saat ini, perusahaan masih memegang kas sebesar 103 juta dolar AS di buku, serta telah menginvestasikan 10,5 juta dolar AS untuk melakukan buyback sekitar 3 juta saham dengan biaya rata-rata 3,42 dolar AS per saham. Selain itu, dalam sembilan bulan yang berakhir pada 31 Maret 2026, didorong oleh keuntungan HYPE yang belum direalisasi sebesar 198,4 juta dolar AS, perusahaan memperoleh pendapatan staking HYPE sebesar 2,6 juta dolar AS dan mencatat laba bersih sebesar 152,5 juta dolar AS. (PRNewswire)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Kapan penurunan surat utang Amerika Serikat akan berhenti?


Castle Securities: The Federal Reserve's "stand by" raises concerns, long-term US bond yields approach 20-year highs, increasing market risk
Castle Securities menyatakan bahwa Federal Reserve yang enggan untuk memperketat kebijakan moneter lebih lanjut meskipun inflasi tetap jauh di atas target, menyebabkan imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang bertahan di level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, dan hal ini dapat membawa risiko berkelanjutan bagi pasar keuangan yang lebih luas.

Situasi di Timur Tengah kembali memanas! Trump menolak untuk memperpanjang perjanjian gencatan senjata 60 hari antara Amerika dan Iran, serta memperingatkan Oman agar tidak “menghalangi dari tengah”.
Presiden Amerika Serikat, Trump, pada hari Senin menyampaikan pernyataan keras terkait situasi di Iran dan kawasan Teluk.

