Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
Pasar Cryptocurrency Menantikan Perubahan Mengesankan pada 2026

Pasar Cryptocurrency Menantikan Perubahan Mengesankan pada 2026

CointurkCointurk2025/12/31 12:14
Tampilkan aslinya
Oleh:Cointurk

Mitra Dragonfly Capital, Haseeb Qureshi, telah mengemukakan dua prediksi menarik untuk pasar cryptocurrency pada tahun 2026. Menurut Qureshi, meskipun lonjakan harga yang menarik perhatian diperkirakan akan terjadi, akan ada pergeseran kekuatan yang berlangsung secara diam-diam di dalam pasar. Diperkirakan harga Bitcoin bisa naik di atas $150.000 pada akhir tahun 2026. Namun, dominasinya di pasar diperkirakan akan menurun secara bersamaan. Analisisnya memberikan perspektif luas yang mencakup perilaku modal institusional hingga preferensi para pengembang.

Mengapa Pangsa Pasar Bitcoin Akan Menurun Meskipun Harganya Naik?

Penilaian Qureshi adalah, meskipun Bitcoin mengalami stagnasi harga baru-baru ini, prospek jangka panjangnya tetap utuh. Setelah mencapai puncak sekitar $126.000 pada bulan Oktober, penurunan berikutnya di bawah $90.000 tidak sepenuhnya meniadakan potensi pemulihan yang kuat. Qureshi memperkirakan harga bisa bergerak naik, tetapi dengan pulihnya kepercayaan pasar, modal kemungkinan besar akan perlahan-lahan beralih ke jaringan utama lainnya.

Rotasi modal ini dipandang sebagai sinyal pendewasaan bagi pasar meskipun pangsa Bitcoin dari nilai pasar total mungkin menyusut. Investor yang beralih ke altcoin besar dengan berbagai kasus penggunaan, selain Bitcoin, menandakan kembalinya selera risiko. Menurut Qureshi, ini menunjukkan arsitektur pasar yang lebih seimbang dan tidak tergantung pada satu aset saja.

Namun, tidak semua analis setuju dengan prediksi ini. Beberapa komentator pasar masih menyebut situasi saat ini sebagai pasar bearish, memperingatkan bahwa reli jangka pendek bisa menjadi jebakan likuiditas. Menurut pandangan ini, harga Bitcoin bisa mundur ke kisaran $64.000–$70.000, dengan titik terendah pasar kemungkinan muncul pada akhir tahun 2026.

Ethereum, Solana, dan Peran Perusahaan Teknologi Besar

Melihat di luar Bitcoin, Qureshi menggambarkan gambaran yang lebih optimis untuk Ethereum dan Solana. Berkat aktivitas pengembang yang kuat dan posisi infrastruktur yang netral, kedua altcoin ini mungkin melampaui ekspektasi pada tahun 2026. Struktur ekosistem terbuka mereka menjadi kunci dalam menarik pengembang berbakat ke jaringan ini.

Sebaliknya, ada risiko bagi proyek Blockchain baru yang sangat terkait dengan layanan keuangan dan skenario fintech yang berfokus pada konsumen. Qureshi memandang area seperti sistem pembayaran, stablecoin, dan fokus pada aset dunia nyata sebagai potensi sumber kekecewaan dalam metrik Blockchain. Jumlah pengguna aktif harian dan volume transaksi akan menjadi indikator utama apakah minat awal berubah menjadi adopsi yang berkelanjutan.

Di sektor korporasi, tahun 2026 dipandang sebagai titik balik yang signifikan. Qureshi memprediksi bahwa perusahaan teknologi besar seperti Google, Apple, atau Meta mungkin akan meluncurkan dompet cryptocurrency sendiri atau mengakuisisi yang sudah ada. Langkah seperti ini akan menunjukkan bahwa dompet crypto telah bertransisi dari alat khusus menjadi komponen standar keuangan digital. Percepatan adopsi infrastruktur Blockchain oleh perusahaan Fortune 100 juga dinilai, meskipun penggunaannya diperkirakan akan terkonsentrasi di sejumlah jaringan kuat yang terbatas.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Rencana pendanaan AI senilai $500 miliar oleh Nvidia menyimpan kekhawatiran, penasihat Trump memperingatkan risiko kelebihan "GPU gelap"

Penasihat teknologi Trump, David Sacks, memperingatkan dalam sebuah podcast bahwa risiko terbesar dari rencana pendanaan AI senilai $500 miliar oleh Nvidia adalah kelebihan kapasitas komputasi. Ia membandingkannya dengan krisis "serat gelap" pasca gelembung internet—jika banyak GPU menganggur dan harga anjlok, seluruh rantai investasi infrastruktur AI akan sangat terdampak. Ia juga menyoroti bahwa hambatan politik terhadap pembangunan pusat data justru dapat mencegah terjadinya kelebihan tersebut.

华尔街见闻2026/08/16 11:51

Nvidia berencana untuk menginvestasikan 3 miliar dolar AS ke SB Energy milik SoftBank, bertaruh pada proyek pusat data OpenAI di Ohio

Nvidia dikabarkan sedang dalam pembicaraan untuk berinvestasi hingga 3 miliar dolar AS di SB Energy milik SoftBank, sebagai bagian dari pengaturan pendanaan pendukung sekitar 100 miliar dolar AS kredit untuk proyek pusat data OpenAI di Ohio. Investasi ini rencananya akan dilakukan dalam dua tahap: 1,5 miliar dolar saat penandatanganan kontrak, dan 1,5 miliar dolar lagi ketika SB Energy melakukan IPO—yang paling cepat bisa dimulai bulan depan dengan target penggalangan dana minimal 5 miliar dolar.

华尔街见闻2026/08/16 10:26

Mitos "dewa pemilih saham" di Wall Street terus memudar: hanya 13% yang mengalahkan indeks dalam sepuluh tahun terakhir

Menurut data terbaru dari Morningstar, hingga akhir Juni 2026, hanya 13% dana saham large-cap Amerika Serikat yang dikelola secara aktif mampu mengungguli indeks acuan setelah memperhitungkan biaya, bahkan dalam satu tahun terakhir angkanya hanya mencapai 27%. Sementara itu, arus masuk bersih ETF pasif tahun ini diperkirakan untuk pertama kalinya melebihi 1 triliun dolar AS, dengan total aset dana pasif hampir dua kali lipat dibandingkan dana aktif.

华尔街见闻2026/08/16 09:51