Analis: Peta Panas Ini Menunjukkan Ke Mana XRP Ingin Pergi
Analis kripto Steph Is Crypto (@Steph_iscrypto) baru-baru ini membagikan peta panas likuidasi XRP yang memberikan wawasan tentang di mana tekanan pasar sedang membangun.
Analisisnya didasarkan pada posisi leverage dan di mana kemungkinan terjadinya likuidasi paksa. Data tersebut mengungkapkan ketidakseimbangan yang jelas dalam struktur pasar XRP saat ini. Meskipun harga tetap lesu, data likuiditas menunjukkan potensi pergerakan menuju level yang lebih tinggi.
XRP telah diperdagangkan dalam rentang yang semakin menyempit bulan ini. Lingkungan seperti ini sering kali menyembunyikan penumpukan leverage. Peta panas memberikan visibilitas terhadap penumpukan tersebut dan menunjukkan mengapa perilaku harga saat ini mungkin tidak mencerminkan tekanan yang mendasarinya. Grafik tersebut menyoroti kurangnya likuiditas yang berarti di bawah level saat ini, sementara menunjukkan konsentrasi leverage yang besar di atasnya.
💥BREAKING:
PETA PANAS INI MENUNJUKKAN KE MANA #XRP INGIN PERGI.
— STEPH IS CRYPTO (@Steph_iscrypto) 19 Desember 2025
Konsentrasi Likuiditas Mendukung Harga Lebih Tinggi
Peta panas likuidasi melacak di mana posisi long dan short leverage akan dipaksa untuk ditutup jika harga bergerak. Zona-zona ini penting karena peristiwa likuidasi menambah volume dan mempercepat arah pergerakan. Pada grafik, likuiditas di bawah harga XRP saat ini tampak tipis dan tersebar. Hal ini menunjukkan sedikitnya posisi long yang rentan di bawah pasar.
Di atas level saat ini, gambaran berubah drastis. Grafik menunjukkan pita likuiditas padat terbentuk di sekitar $3. Zona antara $2,7 dan $3,3 ini mewakili posisi short yang akan menghadapi likuidasi jika harga naik ke kisaran tersebut. Ketika pasar bergerak menuju likuiditas yang lebih berat, harga sering bergerak lebih cepat karena pembelian paksa memperkuat momentum.
XRP: Mengapa Zona $2,7 hingga $3,3 Menonjol
Area $2,7 hingga $3,3 memiliki leverage paling terlihat pada grafik. Zona ini juga menonjol karena XRP tidak membutuhkan pergerakan besar untuk mencapai area tersebut. Secara khusus, seorang analis terkenal baru-baru ini menetapkan target $2,73 untuk XRP, dan kenaikan yang relatif moderat dapat memicu gelombang pertama likuidasi.
Kisaran ini juga selaras dengan level harga psikologis yang diawasi ketat oleh para trader. Ketika kesadaran teknikal bertemu dengan tekanan likuidasi, reaksi biasanya semakin intens. Saat XRP mendekati zona-zona ini, penjual short sering kali bergegas menutup posisi secara manual, menambah tekanan beli sebelum likuidasi otomatis bahkan dimulai.
Peta panas meluas di atas $3, menunjukkan likuiditas tambahan di level yang lebih tinggi. Namun, konsentrasi terkuat tetap terkumpul tepat di bawah dan sekitar $3. Sementara beberapa pelaku pasar tidak percaya XRP dapat naik di atas $3 pada 2025, klaster likuiditas saat ini menjadikannya area minat paling langsung. Selama leverage tetap menumpuk di atas level saat ini dan jarang di bawahnya, XRP dapat mempertahankan tekanan naik.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Imbal hasil obligasi AS bertenor 30 tahun capai level tertinggi sejak 2007, penerbitan obligasi investasi grade AS pada Agustus catat rekor tertinggi untuk periode yang sama
Pada hari Senin, imbal hasil obligasi pemerintah AS 30 tahun sempat menembus 5,31%. Perusahaan menerbitkan obligasi dalam skala besar untuk mendukung tren AI, memperparah ketidakseimbangan penawaran dan permintaan di pasar obligasi berdurasi panjang. Pada bulan Agustus, total penerbitan obligasi korporasi berperingkat investasi di AS telah mencapai 145,2 miliar dolar AS, melampaui rekor bulanan 136 miliar dolar AS yang dicapai pada Agustus 2020. Pada saat yang sama, defisit fiskal tahunan pemerintah AS yang hampir mencapai 2 triliun dolar AS terus meningkatkan pasokan obligasi pemerintah.

Masih lebih menguntungkan daripada DRAM, apakah SanDisk benar-benar sebaik itu?

Nvidia investasi 1,5 miliar dolar AS untuk membeli saham SB Energy, mengamankan 8GW daya komputasi AI, OpenAI akan menjadi satu-satunya penyewa
Nvidia sedang memperluas batas persaingan dari GPU dan server ke tanah, listrik, dan konstruksi pusat data AI. Perusahaan bekerja sama dengan SB Energy untuk mengembangkan pusat data AI berskala besar 8GW di Ohio, serta berinvestasi sebesar 1,5 miliar dolar untuk memberikan dukungan kredit dalam pembiayaan infrastruktur. OpenAI menjadi satu-satunya penyewa. Langkah ini menunjukkan bahwa Nvidia tidak hanya sebagai pemasok chip, tetapi juga menjadi pengelola infrastruktur AI dengan mengamankan sumber daya LPS terlebih dahulu untuk menjamin permintaan GPU multi-generasi di masa depan.
