Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
Analis Mengungkap Apakah Harga XRP Bisa Turun Kembali ke $1

Analis Mengungkap Apakah Harga XRP Bisa Turun Kembali ke $1

Coinpedia2025/12/15 02:29
Tampilkan aslinya
Oleh:Coinpedia

Harga XRP telah kesulitan untuk bergerak naik meskipun exchange traded funds XRP terus menunjukkan minat yang kuat. Hal ini membingungkan banyak investor, terutama dengan semakin banyaknya berita utama tentang permintaan institusional dan arus masuk ETF.

Advertisement

Pada Paul Barron Podcast, analis Zach Rector mengatakan bahwa kurangnya pergerakan harga memang membuat frustrasi namun tidak mengejutkan. Menurutnya, pasar sedang mengalami fase “sell-the-news” yang sering terjadi setelah peluncuran ETF besar.

Rector menjelaskan bahwa permintaan ETF belum secara langsung mendorong harga pasar publik XRP naik karena sebagian besar pembelian ETF terjadi secara over the counter, bukan di bursa publik.

“Pada bulan November, sekitar $803 juta mengalir ke ETF XRP,” kata Rector. “Pada saat yang sama, sekitar $808 juta XRP dijual di bursa terpusat.”

Karena harga pasar XRP ditentukan di bursa publik, tekanan jual di sana telah meniadakan permintaan ETF yang terjadi secara privat.

Rector mengatakan hampir $808 juta keluar dari bursa terpusat pada bulan November saat investor menjual XRP untuk dolar atau stablecoin. Tekanan jual ini membuat harga tetap rendah meskipun minat ETF meningkat.

“Ketika arus masuk ETF berpindah ke bursa, saat itulah segalanya berubah,” katanya. “Saat itulah pembelian menjadi agresif.”

Rector menunjuk data pasar sebelumnya untuk menjelaskan mengapa XRP masih bisa bergerak cepat ketika sentimen berubah positif.

Pada November 2024, kapitalisasi pasar XRP meningkat hampir $100 billions dalam satu bulan karena arus masuk yang kuat. Sebaliknya, November 2025 mengalami penurunan kapitalisasi pasar sebesar $41 billions akibat arus keluar dari bursa.

“Ini menunjukkan seberapa cepat XRP bisa bergerak ketika pembeli masuk,” kata Rector.

Saat ditanya secara langsung apakah XRP bisa turun kembali ke $1, Rector menjawab dengan tegas.

“Tidak mungkin,” katanya. “Itu akan membutuhkan peristiwa black swan yang sangat besar.”

Ia menambahkan bahwa pasar sekarang memiliki likuiditas yang dalam, pembelian pasif yang kuat, dan banyak pemegang jangka panjang yang menunggu untuk membeli saat harga turun.

Rector mengatakan pesanan beli besar sudah menumpuk di dekat level support saat ini.

“Saya punya pesanan beli di $1,91,” katanya. “Jika kita menembus $1,90, kita bisa menguji ulang $1,80, tapi di bawah itu sangat sulit.”

Ia menunjukkan bahwa XRP telah mencatatkan higher lows sepanjang tahun, dengan level kunci sekitar $1,60 pada April, $1,77 pada Oktober, dan $1,81 pada November.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Imbal hasil obligasi AS bertenor 30 tahun capai level tertinggi sejak 2007, penerbitan obligasi investasi grade AS pada Agustus catat rekor tertinggi untuk periode yang sama

Pada hari Senin, imbal hasil obligasi pemerintah AS 30 tahun sempat menembus 5,31%. Perusahaan menerbitkan obligasi dalam skala besar untuk mendukung tren AI, memperparah ketidakseimbangan penawaran dan permintaan di pasar obligasi berdurasi panjang. Pada bulan Agustus, total penerbitan obligasi korporasi berperingkat investasi di AS telah mencapai 145,2 miliar dolar AS, melampaui rekor bulanan 136 miliar dolar AS yang dicapai pada Agustus 2020. Pada saat yang sama, defisit fiskal tahunan pemerintah AS yang hampir mencapai 2 triliun dolar AS terus meningkatkan pasokan obligasi pemerintah.

华尔街见闻2026/08/17 19:21

Nvidia investasi 1,5 miliar dolar AS untuk membeli saham SB Energy, mengamankan 8GW daya komputasi AI, OpenAI akan menjadi satu-satunya penyewa

Nvidia sedang memperluas batas persaingan dari GPU dan server ke tanah, listrik, dan konstruksi pusat data AI. Perusahaan bekerja sama dengan SB Energy untuk mengembangkan pusat data AI berskala besar 8GW di Ohio, serta berinvestasi sebesar 1,5 miliar dolar untuk memberikan dukungan kredit dalam pembiayaan infrastruktur. OpenAI menjadi satu-satunya penyewa. Langkah ini menunjukkan bahwa Nvidia tidak hanya sebagai pemasok chip, tetapi juga menjadi pengelola infrastruktur AI dengan mengamankan sumber daya LPS terlebih dahulu untuk menjamin permintaan GPU multi-generasi di masa depan.

华尔街见闻2026/08/17 13:56