Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
India Meninjau Kerangka Crypto untuk Melindungi Lebih dari 100 Juta Pengguna dan Bursa

India Meninjau Kerangka Crypto untuk Melindungi Lebih dari 100 Juta Pengguna dan Bursa

Coinpedia2025/11/26 00:40
Tampilkan aslinya
Oleh:Coinpedia
Sorotan Cerita

India, rumah bagi lebih dari 100 juta pengguna kripto, kini sedang mempertimbangkan kembali bagaimana mereka mengatur aset digital. Pemerintah berencana melakukan perombakan total terhadap aturan Virtual Digital Asset (VDA), mencakup lisensi, perlindungan pengguna, pajak, dan lainnya. 

Iklan

Tinjauan ini membangkitkan harapan di antara para investor, bursa, dan pelaku industri yang telah lama menunggu kejelasan.

Meski dengan pajak yang ketat dan regulasi yang tidak jelas, volume perdagangan kripto di India tetap luar biasa. Dari Juli 2024 hingga Juni 2025, volume perdagangan India kembali naik menjadi $300 miliar, membuktikan bahwa pengguna India tidak mundur meskipun terjadi peretasan Wazirx pada Juli 2024, yang menguras hampir $230 juta dari bursa tersebut. 

Pemulihan ini menunjukkan bahwa kripto di India tidak memudar. Sebaliknya, kripto semakin stabil seiring semakin banyak orang yang belajar, berpartisipasi, dan mencari peluang jangka panjang.

Oleh karena itu, pemerintah India kini sedang meninjau ulang seluruh kerangka kerja.

Perkembangan terpenting saat ini adalah keputusan pemerintah untuk meninjau dan membangun kembali seluruh kerangka kerja VDA. Ini mencakup beberapa perbaikan besar yang telah diminta oleh pelaku industri selama bertahun-tahun:

  • Perlindungan yang lebih baik bagi pengguna dan aset mereka
  • Aturan lisensi yang jelas untuk bursa dan kustodian
  • Transparansi penuh tentang cadangan, kustodi, dan kebangkrutan
  • Pengawasan untuk stablecoin dan aset dunia nyata yang ditokenisasi
  • Evaluasi ulang atas pajak ketat 30% dan TDS 1%
  • Sistem pelaporan yang lebih kuat dan pemantauan pasar yang lebih baik.

Menurut pejabat, belum ada jadwal pasti untuk kerangka regulasi penuh. Otoritas India berpendapat bahwa aturan VDA apa pun harus dikoordinasikan secara internasional untuk menghindari celah regulasi. 

Tinjauan ini menandakan bahwa India mungkin akhirnya bergerak menuju lingkungan kripto yang stabil dan matang.

Bagi investor sehari-hari, aturan yang lebih jelas dapat berarti platform yang lebih aman, risiko yang lebih sedikit, dan pengalaman kripto yang lebih baik. Dan bagi perusahaan, buku aturan yang terstruktur dapat membuka inovasi yang selama ini terhambat oleh ketidakpastian.

Meski demikian, Reserve Bank of India (RBI) terus menyuarakan kekhawatiran. RBI memperingatkan bahwa jika kripto mendapatkan terlalu banyak legitimasi melalui regulasi, hal itu dapat mengancam stabilitas keuangan.
 

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Rencana pendanaan AI senilai $500 miliar oleh Nvidia menyimpan kekhawatiran, penasihat Trump memperingatkan risiko kelebihan "GPU gelap"

Penasihat teknologi Trump, David Sacks, memperingatkan dalam sebuah podcast bahwa risiko terbesar dari rencana pendanaan AI senilai $500 miliar oleh Nvidia adalah kelebihan kapasitas komputasi. Ia membandingkannya dengan krisis "serat gelap" pasca gelembung internet—jika banyak GPU menganggur dan harga anjlok, seluruh rantai investasi infrastruktur AI akan sangat terdampak. Ia juga menyoroti bahwa hambatan politik terhadap pembangunan pusat data justru dapat mencegah terjadinya kelebihan tersebut.

华尔街见闻2026/08/16 11:51

Nvidia berencana untuk menginvestasikan 3 miliar dolar AS ke SB Energy milik SoftBank, bertaruh pada proyek pusat data OpenAI di Ohio

Nvidia dikabarkan sedang dalam pembicaraan untuk berinvestasi hingga 3 miliar dolar AS di SB Energy milik SoftBank, sebagai bagian dari pengaturan pendanaan pendukung sekitar 100 miliar dolar AS kredit untuk proyek pusat data OpenAI di Ohio. Investasi ini rencananya akan dilakukan dalam dua tahap: 1,5 miliar dolar saat penandatanganan kontrak, dan 1,5 miliar dolar lagi ketika SB Energy melakukan IPO—yang paling cepat bisa dimulai bulan depan dengan target penggalangan dana minimal 5 miliar dolar.

华尔街见闻2026/08/16 10:26

Mitos "dewa pemilih saham" di Wall Street terus memudar: hanya 13% yang mengalahkan indeks dalam sepuluh tahun terakhir

Menurut data terbaru dari Morningstar, hingga akhir Juni 2026, hanya 13% dana saham large-cap Amerika Serikat yang dikelola secara aktif mampu mengungguli indeks acuan setelah memperhitungkan biaya, bahkan dalam satu tahun terakhir angkanya hanya mencapai 27%. Sementara itu, arus masuk bersih ETF pasif tahun ini diperkirakan untuk pertama kalinya melebihi 1 triliun dolar AS, dengan total aset dana pasif hampir dua kali lipat dibandingkan dana aktif.

华尔街见闻2026/08/16 09:51