Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
Berita XRP: Peirce dari SEC Mengatakan Dia Tidak Pernah Mendukung Gugatan Ripple

Berita XRP: Peirce dari SEC Mengatakan Dia Tidak Pernah Mendukung Gugatan Ripple

Coinpedia2025/11/22 03:59
Tampilkan aslinya
Oleh:Coinpedia

Bulan Agustus menjadi bulan bersejarah bagi Ripple dan ekosistem XRP setelah U.S. Securities and Exchange Commission secara resmi mengakhiri kasus multi-tahun yang menuduh Ripple Labs menawarkan sekuritas yang tidak terdaftar. Gugatan tersebut, yang awalnya diajukan pada Desember 2020 menjelang akhir masa jabatan pertama Presiden Donald Trump, menargetkan penjualan XRP oleh Ripple dan memicu salah satu pertempuran hukum paling memecah belah di industri aset digital.

Advertisement

Dalam sebuah wawancara terbaru dengan Thinking Crypto, Komisaris SEC Hester Peirce memberikan penjelasan langka tentang mengapa kasus ini diajukan sejak awal dan mengapa ia sendiri tidak pernah mendukungnya. 

Saat ditanya secara langsung mengapa SEC memilih untuk menggugat Ripple pada saat itu, Peirce menegaskan bahwa ia tidak dapat berbicara atas alasan penuh lembaga tersebut. Ia mengingatkan bahwa ia tidak mendukung gugatan tersebut dan karena itu tidak dapat menjelaskan motif internal di baliknya.

Peirce mengatakan bahwa kasus ini merupakan bagian dari pendekatan penegakan hukum yang lebih luas yang sudah lama membuatnya tidak nyaman. Menurutnya, SEC menggunakan tindakan penegakan hukum untuk menciptakan aturan alih-alih membangun kerangka regulasi yang tepat untuk aset digital. Ia menggambarkan era awal crypto sebagai lanskap yang sulit di mana inovasi bergerak lebih cepat daripada regulasi, dan ia percaya bahwa SEC seharusnya mengambil pendekatan yang lebih konstruktif.

Menurut Peirce, jalur yang lebih sehat adalah dengan memeriksa bagaimana berbagai proyek menawarkan token mereka dan bekerja menuju sistem yang mendorong pengungkapan yang lebih baik sambil memberikan pilihan yang jelas kepada pelaku pasar, bukan menghukum inovasi melalui litigasi.

Komisaris Peirce juga mengomentari putusan yang sangat berpengaruh dari Hakim Analisa Torres dalam kasus Ripple, di mana pengadilan menemukan bahwa XRP bukanlah sekuritas ketika dijual di pasar sekunder, tetapi beberapa penjualan institusional oleh Ripple memang termasuk dalam hukum sekuritas.

Putusan tersebut secara hukum sangat bernuansa dan harus dibaca dengan hati-hati, namun pesan utamanya penting: sebuah token digital tidak secara otomatis menjadi sekuritas. Sebaliknya, fokus hukum terletak pada bagaimana token tersebut dijual dan syarat-syarat penjualannya. Sebuah token dapat muncul dalam transaksi yang bukan sekuritas maupun sekuritas tergantung pada janji, ekspektasi, dan struktur yang menyertainya.

Peirce mengatakan bahwa putusan tersebut mendorong baik Kongres maupun SEC untuk berpikir lebih dalam tentang aturan apa yang masuk akal untuk pasar digital modern. Dengan adanya proposal legislatif seperti Clarity Act yang kini sedang dibahas, ia percaya bahwa kasus Ripple akan sangat memengaruhi bagaimana kerangka kerja baru akan ditulis.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Rencana pendanaan AI senilai $500 miliar oleh Nvidia menyimpan kekhawatiran, penasihat Trump memperingatkan risiko kelebihan "GPU gelap"

Penasihat teknologi Trump, David Sacks, memperingatkan dalam sebuah podcast bahwa risiko terbesar dari rencana pendanaan AI senilai $500 miliar oleh Nvidia adalah kelebihan kapasitas komputasi. Ia membandingkannya dengan krisis "serat gelap" pasca gelembung internet—jika banyak GPU menganggur dan harga anjlok, seluruh rantai investasi infrastruktur AI akan sangat terdampak. Ia juga menyoroti bahwa hambatan politik terhadap pembangunan pusat data justru dapat mencegah terjadinya kelebihan tersebut.

华尔街见闻2026/08/16 11:51

Nvidia berencana untuk menginvestasikan 3 miliar dolar AS ke SB Energy milik SoftBank, bertaruh pada proyek pusat data OpenAI di Ohio

Nvidia dikabarkan sedang dalam pembicaraan untuk berinvestasi hingga 3 miliar dolar AS di SB Energy milik SoftBank, sebagai bagian dari pengaturan pendanaan pendukung sekitar 100 miliar dolar AS kredit untuk proyek pusat data OpenAI di Ohio. Investasi ini rencananya akan dilakukan dalam dua tahap: 1,5 miliar dolar saat penandatanganan kontrak, dan 1,5 miliar dolar lagi ketika SB Energy melakukan IPO—yang paling cepat bisa dimulai bulan depan dengan target penggalangan dana minimal 5 miliar dolar.

华尔街见闻2026/08/16 10:26

Mitos "dewa pemilih saham" di Wall Street terus memudar: hanya 13% yang mengalahkan indeks dalam sepuluh tahun terakhir

Menurut data terbaru dari Morningstar, hingga akhir Juni 2026, hanya 13% dana saham large-cap Amerika Serikat yang dikelola secara aktif mampu mengungguli indeks acuan setelah memperhitungkan biaya, bahkan dalam satu tahun terakhir angkanya hanya mencapai 27%. Sementara itu, arus masuk bersih ETF pasif tahun ini diperkirakan untuk pertama kalinya melebihi 1 triliun dolar AS, dengan total aset dana pasif hampir dua kali lipat dibandingkan dana aktif.

华尔街见闻2026/08/16 09:51