Standard Chartered bekerja sama dengan DCS meluncurkan kartu kredit berbasis stablecoin DeCard di Singapura
Jinse Finance melaporkan bahwa Standard Chartered Bank telah menjalin kerja sama dengan DCS Card Centre, menjadi mitra bank utama untuk kartu kredit baru DeCard. Kartu kredit ini memungkinkan pengguna melakukan pembayaran dengan stablecoin dalam transaksi sehari-hari. Kedua perusahaan menyatakan pada hari Selasa bahwa DeCard akan diluncurkan pertama kali di Singapura, di mana otoritas setempat mendorong uji coba sistem pembayaran digital, sebelum diperluas ke pasar utama lainnya. Standard Chartered Bank akan menyediakan layanan akun virtual dan antarmuka API, sehingga DCS dapat segera mengidentifikasi dan memverifikasi pembayaran pengguna DeCard. Integrasi teknologi ini bertujuan untuk membuat transaksi menjadi lebih cepat dan transparan.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Kekurangan listrik di pusat data AI meningkatkan minat pada aset energi tradisional, raksasa investasi swasta KKR (KKR.US) berencana mengakuisisi distributor energi Amerika Serikat UGI (UGI.US) senilai 9.0 miliar dolar.
Dilaporkan bahwa raksasa investasi swasta KKR baru-baru ini mengajukan tawaran akuisisi non-bind untuk distributor gas alam dan listrik UGI Utilities, dengan nilai transaksi sekitar 9 miliar dolar AS.

JPMorgan Asset Management memperingatkan: Risiko konsentrasi AI menyebar ke pasar obligasi, investor perlu waspada terhadap "crowded trade"
JPMorgan Asset Management memperingatkan bahwa risiko konsentrasi "faktor kecerdasan buatan" telah menyebar dari saham ke sektor pendapatan tetap, yang semakin meningkatkan kebutuhan investor untuk tetap berhati-hati.

Bursa Korea meluncurkan mekanisme sidecar KOSPI
Ketidakpastian yang tinggi dan volatilitas yang rendah

