Pemerintah Hong Kong berencana menerbitkan obligasi hijau digital yang didenominasikan dalam dolar AS, dolar Hong Kong, euro, dan yuan.
BlockBeats melaporkan pada 10 November, menurut laporan dari Bloomberg yang mengutip sumber, pemerintah Hong Kong berencana menerbitkan obligasi hijau digital yang dihargai dalam dolar AS, dolar Hong Kong, euro, dan yuan, dengan penetapan harga paling cepat hari ini. Ini akan menjadi kali ketiga pemerintah Hong Kong menerbitkan obligasi digital sejak tahun 2023. Jika penerbitan obligasi kali ini berhasil dilaksanakan, ini akan menjadi langkah penting dalam normalisasi tokenisasi obligasi oleh pemerintah serta tokenisasi aset dunia nyata (RWA).
Analis dari CITIC Securities menyatakan bahwa diperkirakan dalam 2 hingga 3 tahun ke depan, obligasi digital asli Hong Kong akan beralih dari proyek percontohan menjadi salah satu opsi standar untuk pembiayaan perusahaan berkualitas tinggi.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

Saham AS Bergerak | Saham konsep komunikasi optik naik secara umum, Coherent (COHR.US) naik lebih dari 7%
Pada hari Senin, saham-saham terkait konsep komunikasi optik secara umum mengalami kenaikan, dengan Coherent (COHR.US) naik lebih dari 7%.

Arab Saudi meniru Uni Emirat Arab untuk memperluas pengiriman minyak mentah melalui laut, berencana menjual minyak mentah medium dan berat dari lepas pantai Oman.
Arab Saudi sedang berupaya menjual minyak mentah kepada pembeli dari lepas pantai Oman, menunjukkan bahwa saat pengiriman melalui Selat Hormuz terus terganggu, Arab Saudi mungkin meniru Uni Emirat Arab dengan mengekspor lebih banyak minyak mentah keluar dari Teluk Persia melalui metode ship-to-ship transfer dan cara lainnya untuk mempertahankan pasokan ekspor.

Saham peralatan semikonduktor Amerika Serikat naik
