Trump untuk pertama kalinya mengakui bahwa sebagian tarif ditanggung oleh konsumen AS, dan mungkin akan meluncurkan "Rencana B" untuk menanggapi putusan Mahkamah Agung.
Jinse Finance melaporkan bahwa Trump pada hari Kamis untuk pertama kalinya "mengubah pendirian", mengakui bahwa biaya tarif yang diterapkannya "mungkin" sebagian ditanggung oleh konsumen Amerika Serikat, yang menandai perubahan besar dari retorika lamanya bahwa "negara asing yang membayar". Pernyataan ini muncul pada saat Mahkamah Agung Amerika Serikat mempertanyakan legalitas kekuasaan tarifnya. Trump memperingatkan bahwa jika Mahkamah Agung membuat keputusan yang tidak menguntungkan, itu akan menjadi "pukulan bencana", dan menyatakan bahwa pemerintah harus mempersiapkan "Rencana B" sebagai tanggapan. Meskipun ada perubahan sikap, ia tetap bersikeras bahwa kebijakan tarif secara keseluruhan membawa manfaat besar bagi Amerika Serikat dan merupakan alat penting untuk menyelesaikan konflik perdagangan internasional. (Golden Ten Data)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Castle Securities: The Federal Reserve's "stand by" raises concerns, long-term US bond yields approach 20-year highs, increasing market risk
Castle Securities menyatakan bahwa Federal Reserve yang enggan untuk memperketat kebijakan moneter lebih lanjut meskipun inflasi tetap jauh di atas target, menyebabkan imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang bertahan di level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, dan hal ini dapat membawa risiko berkelanjutan bagi pasar keuangan yang lebih luas.

Situasi di Timur Tengah kembali memanas! Trump menolak untuk memperpanjang perjanjian gencatan senjata 60 hari antara Amerika dan Iran, serta memperingatkan Oman agar tidak “menghalangi dari tengah”.
Presiden Amerika Serikat, Trump, pada hari Senin menyampaikan pernyataan keras terkait situasi di Iran dan kawasan Teluk.

Dikabarkan pendapatan tahunan Anthropic telah melampaui 65.0 billion USD, meningkat lebih dari tujuh kali lipat dibanding akhir tahun lalu.
Pendapatan perusahaan rintisan kecerdasan buatan Anthropic terus meningkat dengan pesat.

Kekhawatiran terhadap belanja modal AI mereda, saham penyimpanan seperti Micron dan SanDisk mendapatkan revaluasi, mendorong indeks chip kembali ke pasar bullish.
Micron naik 17,5% dalam lima hari, Western Digital naik hampir 9% pada hari Senin, dan bear market pada Indeks Philadelphia Semiconductor hanya berlangsung selama 21 hari, yang merupakan periode terpendek sejak Maret 2020. Analisis menunjukkan bahwa data keuangan cemerlang yang baru-baru ini diungkapkan oleh Anthropic dan OpenAI menjadi katalis paling penting bagi saham chip saat ini, dengan permintaan chip AI semakin terlihat jelas.
