Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
Rupiah Hari Ini Menguat, Analis Prediksi Bisa Tembus 17.750 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini Menguat, Analis Prediksi Bisa Tembus 17.750 per Dolar AS

Liputan6Liputan62026/08/20 04:36
Oleh:Liputan6
Petugas menata mata uang rupiah di salah satu gerai penukaran mata uang di Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta -
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada pembukaan perdagangan Kamis (20/8/2026). Rupiah mendapat dorongan dari pelemahan dolar AS setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana meningkatkan operasi pembelian kembali atau buyback obligasi.

Rupiah dibuka menguat 30 poin atau 0,17 persen ke level 17.810 per dolar AS. Pada perdagangan sebelumnya, rupiah ditutup di posisi 17.840 per dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong menilai rupiah masih berpeluang melanjutkan penguatan seiring pelemahan dolar AS.

"Rupiah berpotensi menguat seiring pelemahan tajam pada dolar AS itu sendiri setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana untuk menggandakan operasi buyback guna mendukung likuiditas obligasi jangka panjang," kata Lukman dikutip dari Antara.

Departemen Keuangan AS sebelumnya mengumumkan rencana untuk menggandakan operasi buyback terhadap obligasi jangka panjang. Kebijakan tersebut ditujukan untuk membantu menjaga likuiditas di pasar surat utang AS.

Pelemahan dolar AS kemudian memberikan ruang bagi mata uang negara lain, termasuk rupiah, untuk bergerak lebih positif pada perdagangan hari ini.

 

Keputusan Bank Indonesia

Karyawan bank menunjukkan mata uang dolar Amerika Serikat (AS) di Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Selain sentimen eksternal, pergerakan rupiah turut dipengaruhi keputusan Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate.

Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Rabu (19/8/2026), BI memutuskan mempertahankan BI-Rate di level 5,75 persen.

BI juga mempertahankan suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75 persen dan Lending Facility sebesar 6,50 persen.

Keputusan tersebut menjadi salah satu faktor yang diperhatikan pelaku pasar dalam mencermati arah pergerakan rupiah.

Dengan mempertimbangkan berbagai sentimen tersebut, Lukman memproyeksikan rupiah masih berpeluang menguat pada perdagangan Kamis.

Ia memperkirakan nilai tukar rupiah bergerak dalam rentang 17.750 hingga 17.850 per dolar AS.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!