Milei merupakan tokoh pendukung pasar bebas radikal yang kebijakan penghematan ketatnya berhasil menekan inflasi, tetapi membuat banyak masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan hidup.
Menurut Bank Sentral Argentina, sekitar 5,8 juta orang telah menunggak pembayaran utang selama lebih dari 90 hari.
Advertisement
Pendapatan yang stagnan, ditambah krisis biaya hidup, yang sebagian dipicu pemangkasan subsidi transportasi, gas, obat-obatan, dan kebutuhan pokok lainnya oleh Milei telah mendorong kondisi keuangan rumah tangga ke titik kritis.
Secara keseluruhan, sekitar 21 juta orang dari total 46 juta penduduk Argentina memiliki utang dalam bentuk tertentu.
Namun Milei menolak bertanggung jawab atas kondisi tersebut. "Apakah ada yang menodongkan pistol ke kepala mereka sehingga mereka mengambil pinjaman?" kata dia melansir Dailysabah, Rabu (19/8/2026).
Merespons itu, petinggi bank Presiden Banco Provincia Buenos Aires, Juan Cuattromo, menolak anggapan bahwa masyarakat Argentina harus disalahkan karena terjebak dalam utang.
Dia mengatakan, tunggakan utang bukan akibat keputusan individu, melainkan hasil dari konteks makroekonomi yang telah memperburuk pendapatan, lapangan kerja, dan aktivitas ekonomi.
Bunga hingga 1.000%
Laporan laporan Center for Argentine Political Economy menyebutkan, pinjaman pribadi dan kartu kredit menyumbang lebih dari 70% pinjaman yang tidak terbayar.
Milei dipuji atas keberhasilan mengendalikan inflasi tinggi, yang selama ini menjadi persoalan kronis Argentina. Namun, melambatnya kenaikan harga juga menjadi pedang bermata dua bagi masyarakat yang hidup dengan utang karena pinjaman mereka tetap memiliki nilai seiring berjalannya waktu.
Jangka waktu pembayaran yang lebih panjang, ditambah tagihan yang meningkat dan upah yang stagnan, telah menciptakan kombinasi sempurna bagi banyak keluarga untuk terjerat utang.
Krisis utang tersebut bertepatan dengan semakin mudahnya akses kredit melalui dompet digital seperti Mercado Pago, layanan pembayaran digital milik raksasa e-commerce Mercado Libre. Tingkat bunga yang sangat tinggi kemudian menyeret mereka ke dalam lingkaran utang.
Advertisement
Remaja Terjerat Utang
Gabriel Solano, pemimpin Workers' Party, mengajukan laporan pidana terhadap Marcos Galperin, CEO Mercado Libre, dengan tuduhan praktik rentenir, pada pekan lalu. "Total biaya keuangan efektif (dari pinjaman Mercado Pago) mencapai 1.375%," tulis Solano di platform media sosial X.
Perusahaan fintech bahkan telah menarik pengguna berusia 13 tahun, dengan menawarkan akses "uang tunai instan" tanpa harus menunggu hingga dewasa.
Penawaran kredit dengan persyaratan yang minim juga telah menarik para pekerja ekonomi gig. Dalam sejumlah kasus, platform tempat mereka bekerja sekaligus menjadi pemberi pinjaman.
Bunga pinjaman tersebut dimulai dari 260% per tahun, sekitar empat kali lipat dibandingkan bunga bank, dengan pembayaran utang langsung dipotong dari penghasilan pekerja.
Mereka yang tidak membayar berisiko akunnya di platform tersebut diblokir, yang secara efektif membuat mereka kehilangan akses untuk bekerja.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6




