Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
Workday naik 30%, saham perangkat lunak melonjak, laporan: Silver Lake berencana mengakuisisi Workday

Workday naik 30%, saham perangkat lunak melonjak, laporan: Silver Lake berencana mengakuisisi Workday

华尔街见闻华尔街见闻2026/08/13 20:26
Tampilkan aslinya

Menurut laporan media, perusahaan ekuitas swasta raksasa Silver Lake sedang dalam pembicaraan untuk mengakuisisi Workday. Berita ini mendorong saham Workday naik hingga 30% dan turut menguatkan saham-saham perangkat lunak AI seperti Cloudflare, Palantir, dan Salesforce. Sebelumnya, Workday merupakan contoh utama dalam narasi bahwa AI akan mendisrupsi perangkat lunak. Hingga penutupan perdagangan Rabu, harga saham Workday telah turun 18% sepanjang tahun ini.

Harga saham Workday melonjak tajam pada hari Kamis setelah laporan media menyebutkan bahwa raksasa ekuitas swasta Silver Lake tengah melakukan negosiasi untuk mengakuisisi perusahaan perangkat lunak korporat tersebut. Kabar ini meningkatkan sentimen seluruh sektor SaaS dan memicu kenaikan kolektif saham perangkat lunak aplikasi AI.

Menurut laporan Reuters yang mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut, Silver Lake telah melakukan pembicaraan selama beberapa bulan untuk mengakuisisi Workday, namun belum ada jaminan bahwa kesepakatan akan tercapai. Workday terutama menyediakan perangkat lunak manajemen sumber daya manusia dan proses bisnis lainnya bagi perusahaan.

Hingga berita ini ditulis, harga saham Workday naik 18%, dengan kenaikan intraday sempat melebar hingga 30%.

Workday naik 30%, saham perangkat lunak melonjak, laporan: Silver Lake berencana mengakuisisi Workday image 0

Berita ini mendorong penguatan di seluruh sektor perangkat lunak aplikasi AI. Cloudflare dan MongoDB naik lebih dari 6%, Palantir dan Salesforce naik lebih dari 4%, Applovin dan ServiceNow naik lebih dari 3%, iShares Extended Tech-Software ETF naik lebih dari 2%.

Saham Terkoreksi di Bawah Ancaman “Hari Kiamat Perangkat Lunak”

Sebelumnya, Workday sudah menjadi contoh utama dari kekhawatiran pasar terhadap tren AI yang diprediksi akan mendisrupsi model bisnis SaaS.

Investor secara umum khawatir bahwa pemrograman berbantuan AI akan memunculkan pesaing berbiaya rendah, bahkan membuat klien korporat dapat membangun solusi sendiri tanpa harus bergantung pada pemasok perangkat lunak.

Sebelum penutupan perdagangan hari Rabu, harga saham Workday tahun ini sudah turun sebesar 18% dan dianggap sebagai salah satu korban dari apa yang disebut “hari kiamat perangkat lunak”.

Silver Lake sudah lama menunjukkan minat terhadap sektor perangkat lunak. Pada bulan Juni tahun ini, Managing Partner Christian Lucas mengatakan bahwa sekitar 25% portofolio investasi Silver Lake dialokasikan untuk perusahaan perangkat lunak.

Pendiri Bersama Kembali Pimpin Perlawanan

Dari sisi manajemen, pada bulan Februari tahun ini Workday mengumumkan kembalinya pendiri bersama Aneel Bhusri ke perusahaan, menggantikan Carl Eschenbach sebagai Chief Executive Officer.

Bhusri ikut mendirikan Workday pada 2005, memegang posisi CEO dari 2014 hingga 2020, dan kemudian menjabat Co-CEO hingga 2024. Sementara itu, Eschenbach menjabat sebagai Co-CEO bersama Bhusri sejak akhir 2022.

Dalam merespons tekanan persaingan AI, Bhusri mengambil sikap tegas. Awal tahun ini ia menyoroti contoh laboratorium AI yang menggunakan perangkat lunak Workday dan secara lugas menyatakan:

"Tidak peduli berapa banyak 'Vibe Coding', tetap tidak akan bisa menghasilkan satu sistem HR maupun ERP."

Pernyataan ini secara langsung menanggapi kekhawatiran utama pasar bahwa AI dapat menggantikan perangkat lunak tingkat perusahaan.

Kinerja Kuartal Terbaru Beri Dukungan Fundamental

Pada Mei tahun ini, laporan kinerja kuartal terbaru Workday sedikit banyak meredakan kekhawatiran investor—penjualan perusahaan tumbuh 13% secara tahunan, melebihi ekspektasi pasar, sekaligus memberikan proyeksi kinerja kuartal berikutnya yang lebih tinggi dari perkiraan. Bhusri saat itu menyampaikan:

"Bisnis inti kami kuat, strategi AI kami mulai menunjukkan hasil, dan kami terus bergerak maju dengan fokus dan kecepatan yang diperlukan."

Seperti banyak kompetitornya, Workday juga telah meluncurkan alat AI milik sendiri dan secara konsisten menegaskan logika bahwa mereka akan mendapatkan manfaat dari teknologi baru ini.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!