Indeks Semikonduktor Philadelphia akan segera kembali ke "bull market", analis memberikan pandangan pesimis
Saham sektor chip di pasar saham Amerika Serikat melonjak tajam didorong oleh laporan keuangan yang kuat, tinggal selangkah lagi menuju bull market secara teknis. Namun, beberapa analis memperingatkan bahwa angka pesanan tertunda belum tentu setara dengan pendapatan yang telah terealisasi, dan keberlanjutan investasi infrastruktur AI masih dipertanyakan.
Pada Rabu, Philadelphia Semiconductor Index (SOX) ditutup naik 2,49% di 12.399,38 poin, hanya sekitar 1,1% lagi dari level 12.536,99 poin yang dibutuhkan untuk memasuki bull market. Kenaikan kali ini dipicu oleh laporan keuangan dari CoreWeave, Super Micro Computer, dan Lumentum; ketiga perusahaan tersebut menunjukkan pengeluaran AI masih sangat kuat, dengan harga saham mereka masing-masing melonjak sekitar 19%, 19%, dan 13% dalam sehari.
Namun, pendiri lembaga konsultasi investasi Portfolio Thinking, Dan Kemp, mendinginkan sentimen pasar.
Ia menyoroti bahwa CoreWeave menaikkan rencana belanja modal tahunan mereka dari USD31 miliar-35 miliar menjadi USD35 miliar-39 miliar, namun panduan pendapatannya “jauh lebih konservatif”, serta beban bunga bersih perusahaan pada kuartal tersebut mencapai USD640 juta, sedangkan laba operasional yang disesuaikan hanya sebesar USD128 juta. Ia menyatakan: "Kami belum melihat belanja konsumen dan perusahaan yang cukup untuk mendukung komitmen sebesar ini."

Laporan keuangan segmen hilir rantai AI mengangkat sentimen sektor
Pada Rabu, saham chip menguat secara luas. Di segmen chip memori, SanDisk naik sekitar 6%, Micron Technology naik sekitar 5%, dan American Depositary Receipt SK Hynix melonjak 9%; pemimpin chip AI, Nvidia, naik 3%.
Katalis utama kenaikan kali ini berasal dari beberapa laporan keuangan yang dirilis setelah bursa tutup pada Selasa. Kepala strategi pasar Zacks Investment Management, Brian Mulberry, menyatakan dalam komentar tertulis bahwa laporan keuangan tersebut “membantu memastikan jangkauan perdagangan AI semakin luas, tidak hanya semakin besar saja”.
Ia menjelaskan, CoreWeave membuktikan permintaan GPU tetap kuat, sementara Lumentum menunjukkan bagaimana permintaan tersebut mendorong kebutuhan infrastruktur suplai listrik dan operasional data center.
Dan Kemp juga setuju bahwa perusahaan yang berperan di segmen hilir rantai AI seperti CoreWeave dan Super Micro, yang menangani koneksi dan pemasangan chip, memberikan investor gambaran nyata permintaan chip sebenarnya melalui laporan keuangan mereka, sehingga memperkuat sentimen optimis pasar terhadap sektor ini.
Selain itu, ia menilai data Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat yang dirilis Rabu, sesuai dengan ekspektasi Wall Street, juga turut mendukung penguatan saham chip.
Angka pesanan tertunda menuai pertanyaan
Meski sentimen pasar sedang tinggi, sebagian analis tetap skeptis terhadap kualitas angka pesanan tertunda tersebut. CoreWeave dan Super Micro sama-sama menekankan terus bertambahnya pesanan tertunda dalam laporan keuangannya, dimana Super Micro menegaskan pesanan baru pada kuartal Juni melebihi USD60 miliar.
Dan Kemp meragukan angka tersebut, karena menurutnya sebagian pesanan dapat dibatalkan atau ditunda. “Investor berhak menganggap pesanan tertunda yang besar sebagai sinyal positif, namun sebaiknya menilai itu sebagai serangkaian kemungkinan hasil, bukan sebagai pendapatan yang sudah terealisasi,” ujarnya.
Ia lebih lanjut menambahkan, untuk investor jangka panjang, pertanyaan utama adalah apakah pertumbuhan permintaan bergerak lebih cepat dari ekspektasi harga saham. Ia mengatakan: “Untuk hal tersebut, buktinya masih jauh dari meyakinkan.”
Fundamental bervariasi, tidak semua saham chip diuntungkan sama rata
Brian Mulberry menekankan bahwa tidak semua perusahaan chip akan mendapatkan keuntungan yang sama dari tren AI kali ini, dan fundamental tetap lebih penting dari sekadar momentum harga. Ia menyebutkan, investor kini mencari percepatan pertumbuhan, bukan hanya mengejar saham yang sedang naik.
Menurutnya, perusahaan dengan fundamental paling solid adalah Nvidia, Broadcom, dan pemasok jaringan optik Coherent—yang harga sahamnya pada Rabu naik lebih dari 8%. Dan Kemp juga berpendapat serupa, bahwa keseimbangan antara laju pertumbuhan permintaan dan valuasi adalah kunci penilaian nilai investasi jangka panjang.

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Alphabet (GOOGL.US) menjadi pemegang saham institusi terbesar SpaceX (SPCX.US): kepemilikan mencapai 94 milyar dollar AS, taruhan 900 juta dollar AS pada tahun 2015 menghasilkan keuntungan seratus kali lipat.
Berkat investasi awal, Alphabet (GOOGL.US) telah menjadi pemegang saham institusi tunggal terbesar di SpaceX.

Baru saja mengalami arus masuk mingguan terbesar sejak April, bitcoin ETF kembali mencatat arus keluar bersih sebesar 390 juta dolar AS, sentimen institusi berubah menjadi bearish lagi.
Minggu lalu, ETF spot Bitcoin di Amerika Serikat mencatat arus keluar dana bersih mingguan terbesar sejak akhir Juni, yang secara tiba-tiba membalikkan awal Agustus yang kuat.

