Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
Pembaruan Clarity Act untuk XRP Army: Apa yang Diharapkan Jika Pemungutan Suara Penutupan Gagal Dilakukan Minggu Ini

Pembaruan Clarity Act untuk XRP Army: Apa yang Diharapkan Jika Pemungutan Suara Penutupan Gagal Dilakukan Minggu Ini

TimesTabloidTimesTabloid2026/08/04 17:05
Tampilkan aslinya

Undang-Undang CLARITY telah mendapatkan 51 suara terkonfirmasi dari 60. Senat akan meninggalkan sesi untuk liburan bulan Agustus pada tanggal 8 Agustus, dan saat ini semua mata tertuju pada Senat. Pengamat kripto BankXRP membagikan sebuah video yang menampilkan Andy Baehr, Managing Director Asset Management di GSR, yang menjelaskan situasinya.

Baehr mencatat bahwa pemungutan suara harus dilakukan sebelum Senat berangkat jika RUU tersebut ingin memiliki peluang untuk disahkan pada bulan Agustus. Tanpa itu, jadwal akan bergeser. Pasar prediksi saat ini memperkirakan peluang lolos tahun ini sekitar 30%.

Baehr mengatakan "waktu semakin singkat," dan mengindikasikan bahwa pemungutan suara dapat bergeser ke bulan September jika tidak dilakukan minggu ini. Ia menambahkan bahwa pasar kripto akan menganggap setiap kemajuan terkait Undang-Undang CLARITY sebagai kejutan positif.

Partai Demokrat Bergerak Menuju Dukungan

Jumlah suara telah berubah secara signifikan. Reporter kongres Bloomberg, Steven Dennis, mengkonfirmasi bahwa 7 hingga 10 Demokrat kini siap memberikan suara untuk Undang-Undang CLARITY. Hanya 9 suara ini yang diperlukan agar RUU mencapai ambang batas 60 suara.

Pemegang XRP dan komunitas yang lebih luas telah mendesak Senat untuk mengesahkan Undang-Undang CLARITY. RUU ini menetapkan perbedaan hukum antara aset digital yang diklasifikasikan sebagai komoditas dan yang diklasifikasikan sebagai sekuritas. Undang-undang ini menentukan yurisdiksi regulasi yang jelas, dan XRP dapat memperoleh manfaat signifikan karena sudah memiliki kejelasan regulasi.

Biaya Kegagalan

Senator Cynthia Lummis telah secara tegas mengatakan apa yang terjadi jika RUU ini melewatkan kesempatan kali ini. Ia memperingatkan bahwa kegagalan pemungutan suara akan mendorong regulasi kripto hingga tahun 2030. Kalender pemilu 2026 akan memangkas waktu yang tersedia di lantai Senat hingga hampir nol. Kongres baru dengan komposisi yang belum diketahui dapat mengambil alih setelah pemilu paruh waktu, memaksa proses dimulai ulang.

Baehr mengulangi urgensinya. Jika cloture tidak terjadi sebelum reses, ia mengatakan mungkin ada kesempatan pada bulan September, namun setiap hari peluang tersebut semakin menyempit. RUU ini telah berada di Kalender Legislatif Senat sejak bulan Juni, berhak untuk dilakukan pemungutan suara, tetapi terhambat oleh sengketa etika dan penundaan prosedural, termasuk prioritas Senat terhadap legislasi lain.

Jalur Ke Depan

Institusi keuangan besar telah mendukung Undang-Undang CLARITY. BlackRock, Goldman Sachs, Fidelity, Franklin Templeton, dan SoFi semuanya telah secara publik mendukung legislasi ini. Argumen kebijakan untuk RUU ini tidak diperdebatkan serius. Yang tersisa hanyalah waktu di lantai dan ambang batas 60 suara. Jika pemungutan suara tidak dilakukan minggu ini, pelaku pasar akan menunggu bulan September.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

NexGen Energy (NXE.US) naik lebih dari 7%: Rook I memulai pembangunan senilai 2.2 billion CAD, komunikasi “sering” dengan BHP memicu spekulasi masuknya BHP

NexGen Energy secara rutin berkomunikasi dan berbagi informasi terkait proyek tambang uranium Rook I yang berlokasi di Saskatchewan, Kanada dengan perusahaan pertambangan global besar, BHP.

智通财经2026/08/17 16:21
NexGen Energy (NXE.US) naik lebih dari 7%: Rook I memulai pembangunan senilai 2.2 billion CAD, komunikasi “sering” dengan BHP memicu spekulasi masuknya BHP