NexGen Energy (NXE.US) naik lebih dari 7%: Rook I memulai pembangunan senilai 2.2 billion CAD, komunikasi “sering” dengan BHP memicu spekulasi masuknya BHP
NexGen Energy secara rutin berkomunikasi dan berbagi informasi terkait proyek tambang uranium Rook I yang berlokasi di Saskatchewan, Kanada dengan perusahaan pertambangan global besar, BHP.
Menurut aplikasi Zhihong Finance, saham NexGen Energy (NXE.US), perusahaan pertambangan uranium Kanada, naik lebih dari 7% pada hari Senin. Kenaikan ini terjadi setelah adanya laporan bahwa NexGen secara rutin berkomunikasi dan berbagi informasi terkait proyek pertambangan uranium Rook I di Saskatchewan, Kanada, dengan raksasa pertambangan global BHP (BHP.US), yang memicu perhatian pasar terhadap kemungkinan kerja sama antara kedua pihak.
Pada Jumat lalu, NexGen mengumumkan telah secara resmi memulai pembangunan proyek tambang uranium Rook I dengan total investasi sekitar 2,2 miliar dolar Kanada (sekitar 1,6 miliar dolar AS). Perusahaan menilai bahwa proyek ini berpotensi menjadi salah satu sumber pasokan uranium terbesar dan dengan biaya produksi terendah di dunia. Untuk mendukung pengembangan proyek, NexGen berencana mengumpulkan sekitar 1 miliar dolar AS dana dalam 9 bulan ke depan.
Saat ditanya apakah sedang mendiskusikan potensi kerja sama ekuitas dengan BHP, CEO NexGen, Leigh Curyer, mengatakan bahwa kedua pihak selalu terbuka berkomunikasi dan rutin bertukar informasi teknis. Ia juga menambahkan, BHP sebelumnya telah membeli lahan dalam jumlah besar di dekat proyek Rook I di Cekungan Athabasca.
Curyer menyatakan bahwa NexGen "selalu berkomunikasi dengan BHP" dan kedua pihak memiliki saluran komunikasi yang sangat terbuka dalam hal informasi teknis. Ia juga menyoroti bahwa BHP ingin memperkuat portofolio asetnya di negara dengan stabilitas politik, sehingga daya tarik strategis uranium Kanada pun semakin mendapat perhatian.
BHP sendiri bukanlah orang luar di industri uranium. Saat ini, perusahaan memproduksi uranium sebagai produk sampingan dari bisnis tambang tembaga Olympic Dam di Australia Selatan, dengan volume produksi sekitar 5% dari pasokan uranium global. Namun, BHP sebelumnya telah mengeliminasi kemungkinan ekspansi lebih lanjut di Olympic Dam.
Sementara itu, Brandon Craig, yang baru saja menjabat sebagai CEO BHP pada 1 Juli, juga menunjukkan ketertarikan pada bisnis uranium. Menurut laporan, seorang investor mengungkapkan bahwa Craig berencana menilai secara mendalam sektor uranium, namun juga mengakui bahwa menemukan peluang investasi besar yang sesuai dengan skala BHP di bidang tersebut tidaklah mudah.
Proyek Rook I milik NexGen yang terletak di Cekungan Athabasca, Kanada, adalah salah satu kawasan sumber daya uranium terpenting di dunia; selain memiliki cadangan uranium teridentifikasi terbesar di dunia, kawasan ini juga dikenal dengan kadar bijih yang sangat tinggi. Maka, seiring dengan meningkatnya permintaan global terhadap energi nuklir dan pentingnya uranium secara strategis, kawasan ini terus menarik perhatian dari perusahaan tambang besar.
Saat ini, komunikasi antara NexGen dan BHP tidak berarti keduanya sudah mencapai kesepakatan investasi ekuitas atau kerja sama formal lainnya. Namun, di tengah rencana NexGen yang akan menggalang dana sekitar 1 miliar dolar AS untuk proyek Rook I dan berlanjutnya komunikasi antara kedua pihak, serta BHP yang telah menempatkan lahan di sekitar proyek, pasar semakin berharap raksasa pertambangan tersebut akan terlibat dalam pendanaan atau pengembangan Rook I di masa mendatang, sehingga mendorong harga saham NexGen melonjak pada hari Senin.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.


