K3 Capital menyediakan fasilitas kredit on-chain senilai 30 juta dolar melalui platform Accountable kepada Galaxy
Foresight News melaporkan bahwa K3 Capital melalui platform kredit kripto Accountable menyediakan fasilitas treasury di Monad untuk menawarkan plafon kredit on-chain sebesar 30 juta dolar AS kepada suatu bursa, dalam denominasi stablecoin AUSD. Awalnya, peluncuran dimulai dengan langganan penuh sebesar 30 juta dolar AS, dan selanjutnya akan diperbesar secara bertahap seiring masuknya LP, dengan target total dana yang dihimpun sebesar 100 juta dolar AS. Status penyaluran dana, akrual bunga, dan pelunasan semua dapat diverifikasi secara independen di blockchain. Setiap pinjaman berdurasi 90 hari dan dapat diperpanjang, dengan penebusan pokok maksimum 30% per bulan. Accountable menyatakan, ini adalah pertama kalinya model kredit on-chain seperti ini diperluas kepada peminjam dari perusahaan publik dengan kewajiban pengungkapan regulasi penuh. Total ekuitas bursa tersebut sekitar 2,8 miliar dolar AS, dan kepemilikan tunai serta stablecoin sekitar 2,6 miliar dolar AS (per 31 Maret 2026).
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Kapan penurunan surat utang Amerika Serikat akan berhenti?


Castle Securities: The Federal Reserve's "stand by" raises concerns, long-term US bond yields approach 20-year highs, increasing market risk
Castle Securities menyatakan bahwa Federal Reserve yang enggan untuk memperketat kebijakan moneter lebih lanjut meskipun inflasi tetap jauh di atas target, menyebabkan imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang bertahan di level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, dan hal ini dapat membawa risiko berkelanjutan bagi pasar keuangan yang lebih luas.

Situasi di Timur Tengah kembali memanas! Trump menolak untuk memperpanjang perjanjian gencatan senjata 60 hari antara Amerika dan Iran, serta memperingatkan Oman agar tidak “menghalangi dari tengah”.
Presiden Amerika Serikat, Trump, pada hari Senin menyampaikan pernyataan keras terkait situasi di Iran dan kawasan Teluk.

