Kontroversi short selling menghantam sektor semikonduktor Korea Selatan ketika Morgan Stanley menghadapi tekanan dalam bisnis perbankan investasi di Korea.
Dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada 21 Juli, Shawn Kim menyatakan bahwa siklus kemakmuran industri chip penyimpanan berbasis AI mendekati titik balik, dan harga kontrak memori mungkin mencapai puncaknya pada kuartal keempat, dengan revisi ke atas atas prediksi laba menurun dari 92% menjadi 77%. Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa persediaan produsen modul NAND telah meningkat menjadi sekitar 13 minggu, mendekati puncak sekitar 15 minggu saat pandemi, dan mengusulkan logika perdagangan "menjual DRAM ketika tren NAND menurun."
Sementara itu, Morgan Stanley gagal masuk dalam daftar penjamin emisi utama bersama untuk proyek pencatatan American Depositary Receipt SK Hynix senilai sekitar $26,5 miliar. JPMorgan Chase, Bank of America, Citigroup, dan Goldman Sachs terpilih, dengan Morgan Stanley menjadi satu-satunya bank investasi papan atas yang tidak terlibat. Berdasarkan perkiraan biaya penjaminan emisi sebesar 0,5%, total komisi untuk proyek ini sekitar $130 juta. Beberapa sumber perbankan investasi menyatakan bahwa kantor Morgan Stanley di Seoul telah mulai melakukan introspeksi apakah rilis laporan negatif secara terus-menerus tentang semikonduktor telah mempengaruhi bisnis perbankan investasinya.
Selain proyek SK Hynix, Morgan Stanley baru-baru ini juga terlibat dalam kontroversi terkait private placement SpaceX dan penjualan perusahaan IGIS Asset Management di Korea Selatan. Peristiwa-peristiwa ini semakin menyoroti konflik antara independensi departemen riset dan kepentingan bisnis divisi perbankan investasi, sehingga menambah tekanan reputasi dan bisnis yang dihadapinya di pasar Korea Selatan.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
WTI minyak mentah menembus 85 dolar AS


Ekonom San Francisco Federal Reserve memperkirakan suku bunga netral jangka menengah sebesar 1,5%, mengindikasikan kebijakan Federal Reserve “relatif longgar”.
Ekonom Amerika Serikat dari Federal Reserve Bank of San Francisco, Vasco Cúrdia, dalam penelitian terbarunya memperkirakan tingkat suku bunga netral jangka menengah untuk ekonomi AS sekitar 1,5%.

