Tercatat terendah sejak 1969! Jumlah klaim pengangguran awal di AS minggu lalu turun menjadi 187.000, jauh di bawah ekspektasi
Jumlah klaim awal tunjangan pengangguran di Amerika Serikat minggu lalu turun menjadi 187.000, mencapai rekor terendah sejak 1969 dan jauh di bawah prediksi 210.000. Jumlah klaim lanjutan juga turun menjadi 1.796.000, menunjukkan bahwa keinginan perusahaan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja masih rendah. Pola "rekrutmen rendah, tidak melakukan pemutusan kerja" masih berlanjut, dan tidak ada tanda-tanda yang signifikan mengenai memburuknya pasar tenaga kerja.
Pasar tenaga kerja Amerika Serikat menunjukkan ketahanan yang melampaui ekspektasi. Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah klaim awal tunjangan pengangguran minggu lalu turun secara signifikan, keinginan perusahaan untuk melakukan PHK tetap rendah, dan pasar pekerjaan secara keseluruhan tetap stabil.
Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat pada hari Kamis merilis data, menunjukkan bahwa hingga minggu yang berakhir pada 18 Juli, jumlah klaim awal tunjangan pengangguran turun drastis sebesar 22.000 menjadi 187.000, jauh di bawah median prediksi ekonom Bloomberg yaitu 210.000. Angka ini merupakan rekor terendah sejak tahun 1969.

Setelah rilis data, penilaian pasar terhadap ketahanan pasar tenaga kerja semakin diperkuat. Sementara itu, jumlah orang yang terus menerima tunjangan pengangguran (indikator untuk mengukur kondisi pengangguran berkelanjutan) turun menjadi 1,796 juta, kembali ke bawah angka 1,8 juta.
Data Klaim Awal Jauh Melampaui Ekspektasi, Pecahkan Rekor Terendah Setengah Abad
Berdasarkan data asli Departemen Tenaga Kerja tanpa penyesuaian musiman, jumlah pemohon klaim awal tunjangan pengangguran minggu lalu turun 53.718 menjadi 192.296 orang. Dari performa tiap negara bagian, New York mengalami penurunan terbesar dengan berkurang 16.954 orang; Michigan dan California juga mencatat penurunan cukup signifikan.

Median prediksi ekonom sebelumnya adalah 210.000, dan data aktual 23.000 lebih rendah dari perkiraan, menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja saat ini lebih baik dari harapan pasar secara umum.
Pola "Low Hiring, No Layoff" Berlanjut
Ciri khas pasar pekerjaan yang ditunjukkan oleh data saat ini sangat sesuai dengan pola "low hiring, no layoff" yang telah diamati sebelumnya—perusahaan di satu sisi memperlambat rekrutmen baru, dan di sisi lain juga enggan melakukan PHK terhadap karyawan yang sudah ada. Jumlah klaim awal tunjangan pengangguran berada pada tingkat yang sangat rendah, mengindikasikan perusahaan secara umum masih memilih mempertahankan tenaga kerja yang ada.
Namun, pasar pekerjaan tidak sepenuhnya tanpa kekhawatiran. Laporan pekerjaan non-pertanian bulan lalu menunjukkan bahwa sejumlah besar warga Amerika keluar dari pasar tenaga kerja, tren ini mungkin sedikit menjelaskan fenomena klaim pengangguran yang rendah—sebagian orang yang seharusnya bisa mengklaim tunjangan pengangguran, mungkin sudah tidak lagi tercatat dalam statistik.
Jumlah Klaim Berkelanjutan Turun Bersamaan, Tidak Ada Sinyal Tekanan Pasar
Jumlah klaim tunjangan pengangguran berkelanjutan turun dari sekitar 1,8 juta pada minggu sebelumnya menjadi 1,796 juta, kembali ke bawah angka 1,8 juta. Indikator ini biasanya digunakan sebagai referensi tambahan untuk menilai tekanan pasar tenaga kerja, dan tren penurunannya bersama data klaim awal saling menguatkan, keduanya tidak menunjukkan sinyal tekanan yang jelas di pasar pekerjaan.

Secara keseluruhan dari kedua indikator, data saat ini belum mendukung penilaian memburuknya pasar tenaga kerja, kekhawatiran tentang dampak artificial intelligence terhadap pekerjaan juga tidak tercermin dalam data kali ini.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Siklus tembaga super sulit dipahami: BHP mengalami penurunan minat bullish menjelang laporan keuangan, analis secara kolektif meninggalkan pandangan bullish
Menjelang pengumuman kinerja tahunan pada hari Selasa, sentimen optimis analis terhadap BHP.US telah mengalami penurunan.

Utang AS mendekati 40 triliun, Hartnett dari Bank of America: Long emas adalah solusi terbaik saat ini
Surat utang pemerintah AS mendekati angka 40 triliun dolar AS, dan menurut Hartnett dari Bank of America, "long emas" adalah solusi terbaik saat ini—emas adalah lindung nilai terbaik terhadap depresiasi dolar AS, keruntuhan obligasi, dan risiko politik. Sementara itu, gelombang pendanaan AI mendorong pasokan obligasi korporasi melonjak 61% secara tahunan, yang secara struktural menyingkirkan pembeli surat utang negara, sedangkan pembayaran bunga utang telah mencapai 1,4 triliun dolar AS. Hartnett memperingatkan bahwa hasil pemilu bulan November akan menjadi variabel terbesar dalam menentukan arah pasar di akhir tahun.
