Analis: Jika ketegangan berlanjut, Brent crude oil bisa mencapai $100 per barel
Menurut Odaily, analis Phillip Nova, Priyanka Sachdeva, dalam sebuah laporan menyatakan bahwa jika ketegangan terus meningkat, harga minyak mentah Brent dapat menembus 100 dolar AS per barel. Ia mengatakan bahwa saat ini pasar terutama menghadapi risiko logistik, bukan kerugian minyak mentah, namun jika serangan terus berlanjut, perbedaan ini dapat dengan cepat menyempit.
Sachdeva menyoroti bahwa risiko terbesar yang dihadapi pasar energi adalah jika terjadi gangguan lalu lintas berkepanjangan secara bersamaan di Selat Mandeb dan Selat Hormuz. Ia menambahkan bahwa pada saat itu, fleksibilitas pasar dalam mengatur ulang rute pengiriman barang akan sangat terbatas, dan gangguan pengiriman dapat dengan cepat berkembang menjadi masalah inflasi yang lebih luas. (Golden Ten Data)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

NexGen Energy (NXE.US) naik lebih dari 7%: Rook I memulai pembangunan senilai 2.2 billion CAD, komunikasi “sering” dengan BHP memicu spekulasi masuknya BHP
NexGen Energy secara rutin berkomunikasi dan berbagi informasi terkait proyek tambang uranium Rook I yang berlokasi di Saskatchewan, Kanada dengan perusahaan pertambangan global besar, BHP.

Media asing: Ekosistem Canton terus berkembang saat CC melemah

