Terkait Consensys, hacker Korea Utara pernah bekerja di protokol seperti Ankr dan Blueberry Protocol.
Foresight News melaporkan, menurut halaman Security Alliance tentang anggota Lazarus Group, hacker Korea Utara terkait Consensys bernama Mauro Liu pernah bekerja di Ankr, Blueberry Protocol, Clover Network, Harmony, DEPO, dan protokol lainnya.
Foresight News sebelumnya melaporkan, berdasarkan laporan Cointelegraph, Consensys pada awal tahun ini merekrut seorang pengembang perangkat lunak melalui "penyedia layanan pihak ketiga yang bereputasi baik", yang setelah diselidiki ternyata memiliki kaitan dengan Korea Utara. Pengembang tersebut, dengan nama samaran Tyler Knapp, memiliki akses ke sistem Consensys selama sekitar satu bulan. Kepala penasihat hukum Consensys, Matt Corva, menyatakan bahwa pengembang itu bukan karyawan Consensys, melainkan bekerja sebagai konsultan. Setelah mendeteksi ancaman, perusahaan segera mencabut akses dan melakukan investigasi menyeluruh, memastikan tidak ada aset atau data yang dicuri maupun kode berbahaya yang diterapkan.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang melonjak menembus 5%! Obligasi pemerintah senilai 31 triliun dolar AS mengalami penjualan besar-besaran bersejarah. Jendela arbitrase basis memicu tren perdagangan opsi konversi
Penjualan berkelanjutan di pasar obligasi pemerintah AS telah membuka peluang perdagangan yang berpotensi menguntungkan, di mana para pelaku pasar dapat mengambil keuntungan dari perubahan harga antara produk derivatif dan obligasi tunai dasarnya.

Harga emas New York naik pada tanggal 17.


