Investor asing menjual bersih saham Korea lebih dari 12 triliun won pada bulan Juli, sementara indeks KOSPI turun lebih dari 19% pada periode yang sama.
Menurut BlockBeats, pada 19 Juli, seperti dilaporkan oleh media Korea Etoday, sejak 1 hingga 16 Juli, investor asing melakukan penjualan bersih sebesar 12,1022 triliun won Korea di pasar KOSPI Korea, dan penjualan bersih sebesar 338,1 miliar won Korea di pasar KOSDAQ. Dalam periode yang sama, indeks KOSPI menurun dari 8.476,48 poin pada 30 Juni menjadi 6.820,60 poin.
Berbanding dengan pasar saham, investor asing pada periode tersebut justru melakukan pembelian bersih ETF Korea sebesar 593,7 miliar won Korea. Di antaranya, KODEX Leverage ETF tercatat pembelian bersih sebesar 195,0 miliar won Korea, KODEX 200 pembelian bersih sebesar 180,6 miliar won Korea, dan KODEX 200 Futures Reverse 2x ETF pembelian bersih sebesar 130,0 miliar won Korea.
Investor asing juga membeli produk yang mengikuti KOSPI 200 dan ETF indeks reverse, yang diinterpretasikan sebagai penyesuaian portofolio di pasar dengan volatilitas tinggi, bukan taruhan satu arah. Di sisi ETF saham leverage tunggal, investor asing melakukan pembelian bersih produk terkait Samsung Electronics sebesar 22,7 miliar won Korea, tetapi menjual bersih produk terkait SK Hynix sebesar 122,1 miliar won Korea.
Selain itu, investor asing juga melakukan pembelian bersih ETF Philadelphia Semiconductor Index Amerika sebesar 102,0 miliar won Korea, serta ETF Strategi Covered Call Harian Nasdaq 100 Amerika sebesar 62,7 miliar won Korea.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Eksekutif OpenAI yang terus-menerus mengundurkan diri menimbulkan kekhawatiran, Presiden “meredakan”: Sebenarnya ini hal yang normal, hanya saja kami terlalu banyak mendapat perhatian.
Greg Brockman, salah satu pendiri dan presiden OpenAI, pada hari Senin menyatakan bahwa OpenAI "berada di bawah pengawasan yang sangat ketat, sehingga setiap kali ada yang mengundurkan diri akan mengalami peninjauan yang sangat ketat". Ia menambahkan bahwa rangkaian perubahan personel ini sebenarnya "tidak terlalu luar biasa". Dalam beberapa minggu terakhir, tiga eksekutif telah mengumumkan pengunduran diri mereka, yaitu Kepala Pendapatan OpenAI Denise Dresser, eksekutif Brad Lightcap, dan Kepala Produk dan Bisnis Fidji Simo.
