Lembaga mengkritik otoritas regulasi Korea karena secara tergesa-gesa menyetujui produk leverage satu saham, dengan mengatakan bahwa hal tersebut menciptakan "kasino" bagi investor ritel.
Gelonghui, 17 Juli — Pasar saham Korea Selatan baru-baru ini mengalami fluktuasi ekstrem, dan ETF leverage yang terkait dengan Samsung Electronics dan SK Hynix telah memperbesar tekanan jual. Sejak awal tahun ini, Bursa Efek Korea Selatan telah menghentikan perdagangan sebanyak 37 kali, dengan lebih dari setengahnya terjadi setelah peluncuran produk leverage satu saham pada bulan Mei. Ketua Forum Tata Kelola Perusahaan Korea, Namuh Rhee, menyatakan, "Bisnis chip memori sangat bersifat siklikal dan permintaannya sulit diprediksi. Mengizinkan investor ritel menggunakan leverage dua kali lipat di sektor ini merupakan kesalahan kebijakan yang serius." Yang membuat Korea Selatan berbeda adalah besarnya partisipasi investor ritel dan kecepatan otoritas regulasi dalam menyetujui produk derivatif satu saham. Direktur Eksekutif Tcha Partners, Kim Hyung-kyoon, mengatakan, "Sangat sulit untuk memahami mengapa otoritas regulasi menyetujui produk-produk ini setelah pasar sudah naik sedemikian jauh. Mereka sebenarnya telah menciptakan sebuah kasino bagi investor ritel."
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Brian Armstrong mengatakan Bitcoin akan menjadi mata uang cadangan global
Media asing: Ross Gerber mengatakan emas lebih mudah digunakan daripada bitcoin
Pertemuan SEC gagal membuat kemajuan, industri kripto menghadapi ketidakpastian
