DTCC bermitra dengan JPMorgan, BlackRock, dan Goldman Sachs untuk memajukan tokenisasi saham dan U.S. Treasuries
Pada 15 Juli, The Wall Street Journal melaporkan bahwa Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC) sedang mengembangkan rencana tokenisasi aset Wall Street, yang mencakup tokenisasi aset seperti Microsoft, SPY, QQQ, dan U.S. Treasuries. Institusi yang berpartisipasi termasuk JPMorgan, BlackRock, dan Goldman Sachs. Institusi-institusi ini berencana menggunakan aset yang telah ditokenisasi untuk transfer jaminan, transaksi repurchase (Repo), dan perdagangan saham, dengan tujuan meningkatkan efisiensi modal, mengoptimalkan proses penyelesaian, serta mendorong integrasi infrastruktur keuangan tradisional ke dalam teknologi on-chain.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Daftar kerugian perdagangan terbesar dalam sejarah diperbarui: Pertaruhan AI senilai 35 miliar dollar menduduki puncak, dan kasus kerugian besar seperti Jane Street mulai muncul ke permukaan.
Gambaran tentang kerugian perdagangan terbesar di dunia semakin jelas. Menurut daftar "25 Kerugian Perdagangan Terbesar Sepanjang Masa" yang disusun oleh pasar, kerugian sebesar 35 miliar dollar AS yang terkait dengan taruhan saham AI menggunakan leverage pada bulan Juli tahun ini telah menempati posisi pertama dalam daftar tersebut.

Alphabet (GOOGL.US) menjadi pemegang saham institusi terbesar SpaceX (SPCX.US): kepemilikan mencapai 94 milyar dollar AS, taruhan 900 juta dollar AS pada tahun 2015 menghasilkan keuntungan seratus kali lipat.
Berkat investasi awal, Alphabet (GOOGL.US) telah menjadi pemegang saham institusi tunggal terbesar di SpaceX.

