Analisis: Pusat data AI telah meningkatkan harga listrik AS sebesar 23 miliar dolar, dan biayanya kemungkinan akan terus ditanggung oleh warga.
BlockBeats melaporkan pada 14 Juli, menurut kutipan penelitian dari Fortune, ekspansi pesat pusat data AI di Amerika Serikat telah mendorong kenaikan tajam biaya listrik publik. Lembaga pemantau pasar PJM, yang mengawasi jaringan listrik di 14 negara bagian Atlantik Tengah dan Midwest AS, memperkirakan bahwa permintaan listrik tambahan dari pusat data akan menyebabkan pengguna listrik menanggung biaya ekstra sekitar 23 miliar dolar AS, dan dampak ini setidaknya akan berlangsung hingga akhir 2028.
Laporan tersebut menyebutkan, meskipun beberapa perusahaan teknologi besar berkomitmen menanggung biaya infrastruktur listrik tambahan, namun karena biaya fasilitas umum seperti saluran transmisi, gardu listrik, dan peningkatan jaringan biasanya dibagi oleh lembaga pengatur, sebagian biaya tetap mungkin dibebankan kepada penduduk dan pelaku usaha biasa.
Penelitian juga mencatat bahwa sebagian pusat data dapat menyesuaikan konsumsi listrik mereka secara fleksibel, mengurangi penggunaan listrik selama jam puncak jaringan, sehingga mengurangi pembagian biaya jaringan berdasarkan beban puncak. Namun, mereka tetap mengonsumsi listrik dalam jumlah besar, yang menyebabkan biaya aktual yang mereka tanggung kemungkinan lebih rendah dibandingkan tekanan yang ditimbulkan pada jaringan listrik.
Analisis memperkirakan, seiring percepatan pembangunan infrastruktur AI, mekanisme pembagian biaya listrik, penetapan harga konsumsi listrik pusat data, serta kenaikan tarif listrik residensial, sedang menjadi isu penting yang dihadapi regulator energi Amerika Serikat.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Laporan Mingguan Staking Ethereum 17 Agustus 2026

Millennium Management kepemilikan Q2: lebih suka strategi opsi, membuka posisi di SpaceX, Intel dan AMD, meningkatkan kepemilikan Nvidia dan Microsoft.
Millennium Management mengungkapkan laporan kepemilikan kuartal kedua (13F) per 30 Juni 2026.

Indeks Kepercayaan Konsumen mencapai titik terendah dalam sejarah
