Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
Institusi: Dolar Kuat Sementara Akan Menekan Harga Emas, Namun Dapat Memperkuat Status Emas Sebagai Aset Cadangan Jangka Panjang

Institusi: Dolar Kuat Sementara Akan Menekan Harga Emas, Namun Dapat Memperkuat Status Emas Sebagai Aset Cadangan Jangka Panjang

BlockBeatsBlockBeats2026/07/14 06:46
Tampilkan aslinya

BlockBeats News, 14 Juli - Harga emas telah mengalami penurunan sekitar 25% dari rekor tertinggi tahun ini, terutama dipicu oleh kenaikan suku bunga, penguatan dolar AS, dan meningkatnya biaya energi, yang meningkatkan biaya kepemilikan dan memberikan tekanan jangka pendek yang signifikan pada harga. Namun, beberapa pelaku pasar percaya bahwa koreksi ini tidak mengubah tesis investasi jangka panjang emas.


Ahli strategi pasar Sprott, Paul Wong, menyatakan bahwa penurunan harga emas baru-baru ini terutama dipengaruhi oleh penguatan dolar AS, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed yang meningkat, dan likuidasi posisi dana kuantitatif. Ia percaya bahwa penurunan harga emas saat ini telah melebihi kenaikan aktual dolar AS dan suku bunga jangka pendek, yang menunjukkan bahwa dampak bearish dari tingkat suku bunga tinggi dan dolar kuat sebagian besar telah diserap oleh pasar.


Paul Wong menunjukkan bahwa reli jangka pendek pada dolar AS sering menekan kinerja emas. Namun, dalam jangka panjang, penguatan dolar mendorong permintaan global yang lebih besar untuk aset cadangan alternatif, sehingga memperkuat posisi strategis emas sebagai aset cadangan netral. Dengan defisit fiskal global yang terus melebar, pembelian emas oleh bank sentral yang berkelanjutan, dan fragmentasi geopolitik yang meningkat, emas secara bertahap bertransisi dari sekadar lindung nilai inflasi menjadi lindung nilai mata uang, aset cadangan, bahkan potensi agunan keuangan internasional.


Ia meyakini ke depannya emas dan dolar AS dapat sama-sama menguat dalam jangka panjang karena alasan yang berbeda: dolar AS diuntungkan oleh perannya yang sentral dalam sistem keuangan global, sementara emas diuntungkan dari tren global diversifikasi aset cadangan. Namun, secara siklis, harga emas masih cenderung menunjukkan korelasi negatif dengan indeks dolar AS.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!