JPMorgan Chase menguji bot investasi AI untuk menyesuaikan campuran saham-obligasi
BlockBeats News, 11 Juli, JPMorgan Chase sedang menguji agen AI yang dapat secara otomatis menyesuaikan rasio investasi saham dan obligasi untuk menyeimbangkan portofolio secara dinamis sesuai dengan kondisi pasar yang berubah.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa dalam backtest historis selama 20 tahun, model AI dengan kinerja terbaik memiliki tingkat pengembalian tahunan 0,7 poin persentase lebih tinggi dibandingkan portofolio saham-obligasi "60/40" tradisional, serta menunjukkan volatilitas yang lebih rendah. Semua 8 agen AI yang diuji oleh JPMorgan Chase mencapai pengembalian yang disesuaikan risiko lebih tinggi.
Namun, JPMorgan Chase menyatakan bahwa hasil tersebut masih berdasarkan pengujian simulasi dan belum mencerminkan kinerja investasi yang sebenarnya. Bank tersebut juga memperingatkan bahwa penerapan AI dalam skala besar dapat menyebabkan konvergensi strategi perdagangan, meningkatkan kepadatan pasar, dan memperbesar volatilitas pasar dalam skenario stres.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Apakah masa-masa baik perusahaan mobil Jepang akan berakhir? Konflik bersenjata di Iran dan rebound yen dapat menjadi pukulan ganda
Produsen mobil Jepang semakin merasakan tekanan ganda dari dampak meluasnya konflik Iran dan penguatan nilai tukar yen.


Royal Bank meningkatkan target harga Snowflake menjadi 372 dolar AS

