Morgan Stanley: Pendinginan Chip AI, Raksasa Cloud Dapat Mengalami Rotasi
BlockBeats News, 7 Juli, tim Morgan Stanley yang dipimpin oleh analis strategi Mike Wilson meyakini bahwa penurunan terbaru saham semikonduktor dapat menandakan fase yang lebih bergejolak bagi pasar saham AS, dan arah utama dalam perdagangan AI juga mungkin akan berubah.
Bank tersebut menilai bahwa saham chip sebelumnya telah mengungguli pasar dengan selisih yang besar, namun perusahaan platform cloud computing besar relatif tertinggal. Seiring pasar menilai ulang ROI dari belanja modal AI, dana bisa saja berpindah dari rantai pasokan semikonduktor ke hyperscaler seperti Microsoft, Amazon, Alphabet, dan Meta.
Logika tim Wilson adalah bahwa pembangunan infrastruktur AI pada akhirnya tetap bergantung pada investasi berkelanjutan dari raksasa cloud tersebut. Jika investor mulai percaya bahwa perusahaan-perusahaan ini dapat mempertahankan ekspansi laba sambil mengendalikan pengeluaran, peluang perbaikan valuasi untuk raksasa cloud bisa terbuka kembali.
Morgan Stanley juga menunjukkan bahwa pasar tidak lagi hanya digerakkan oleh tema AI. Sektor-sektor yang sebelumnya berkinerja kurang baik seperti consumer discretionary dan bioteknologi juga dapat mengalami permintaan alokasi di tengah ekspektasi penurunan suku bunga dan tekanan harga minyak yang mereda.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

NexGen Energy (NXE.US) naik lebih dari 7%: Rook I memulai pembangunan senilai 2.2 billion CAD, komunikasi “sering” dengan BHP memicu spekulasi masuknya BHP
NexGen Energy secara rutin berkomunikasi dan berbagi informasi terkait proyek tambang uranium Rook I yang berlokasi di Saskatchewan, Kanada dengan perusahaan pertambangan global besar, BHP.

Media asing: Ekosistem Canton terus berkembang saat CC melemah

