Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
Irak menyetujui perjanjian studi untuk jalur ekspor minyak strategis, berupaya melewati Selat Hormuz

Irak menyetujui perjanjian studi untuk jalur ekspor minyak strategis, berupaya melewati Selat Hormuz

汇通财经汇通财经2026/07/05 23:11
Tampilkan aslinya
  1. Kabinet Irak telah menyetujui perusahaan minyak Basra untuk menandatangani "Nota Kesepahaman" dan perjanjian kerahasiaan dengan konsorsium yang terdiri dari Capital TI asal Amerika Serikat, Chevron, dan UCC Energy dari Qatar, guna mempelajari proyek strategis jalur pipa ekspor minyak. Langkah ini bertujuan membuka jalur alternatif bagi ekspor minyak mentah Irak yang melewati Selat Hormuz.
  2. Konsorsium tersebut akan menyiapkan laporan studi kelayakan teknis dan keuangan dengan membandingkan dua rute yang diusulkan: satu jalur "Basra-Hadisa-Kirkuk-Ceyhan" yang menuju terminal ekspor Mediterania di Turki; jalur lain "Basra-Hadisa-Banias" dengan titik akhir di pelabuhan Mediterania di Suriah. Kedua rute berangkat dari Basra di selatan Irak dan setelah melewati daerah Hadisa di barat, kemudian bercabang ke utara.
  3. Kabinet menegaskan bahwa perjanjian ini tidak akan membebani Kementerian Minyak Irak dengan kewajiban keuangan atau kontrak akhir apa pun. Selain itu, kabinet memberi wewenang kepada perusahaan minyak Basra untuk menandatangani kontrak jasa konsultasi dengan KBR asal Amerika Serikat terkait proyek jalur pipa minyak "Basra-Hadisa".
  4. Saat ini, sebagian besar ekspor minyak mentah Irak bergantung pada Selat Hormuz. Sebagai negara penghasil minyak terbesar kedua di OPEC, Irak diperkirakan mengekspor sekitar 3,3 juta barel minyak per hari pada tahun 2025, dan sebagian besar diangkut melewati selat tersebut. Pembukaan jalur ekspor alternatif diperkirakan dapat menurunkan premi risiko pada harga Brent yang disebabkan oleh risiko geopolitik secara signifikan.
  5. Persetujuan ini muncul saat Perdana Menteri Irak berencana mengunjungi Washington pada bulan Juli, dan Baghdad tengah mendorong peningkatan investasi Amerika Serikat di sektor energi Irak. Studi kelayakan diperkirakan membutuhkan waktu beberapa bulan untuk diselesaikan, sementara jadwal keputusan investasi akhir belum diumumkan.
0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!