Iran berencana mengenakan biaya layanan navigasi di Selat Hormuz sesuai dengan standar internasional.
BlockBeats melaporkan pada 5 Juli bahwa Duta Besar Iran untuk Tiongkok, Abdolreza Rahmani Fazli, pada tanggal 4 Juli menghadiri Forum Perdamaian Dunia ke-14 di Beijing dan dalam wawancara dengan media menyatakan bahwa Iran berencana untuk memungut biaya layanan untuk pelayaran di Selat Hormuz sesuai standar internasional yang berlaku.
Fazli menjelaskan bahwa sebelum pecahnya perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran, pelayaran di Selat Hormuz selalu berjalan lancar tanpa hambatan. Saat ini, Iran juga belum menyatakan akan mengenakan biaya (transit) atau tarif, melainkan berencana untuk memungut biaya layanan sesuai standar internasional, yang akan digunakan untuk menjamin keamanan pelayaran, navigasi, serta pengeluaran rutin seperti perlindungan lingkungan. Langkah ini sejalan dengan praktik di jalur air dunia lainnya.
Mengenai situasi saat ini di Selat Hormuz, Fazli mengatakan bahwa saat ini pelayaran di selat tersebut secara bertahap kembali normal, dan jalur yang dikelola bersama antara Iran dan Oman sedang dibangun ulang untuk mengatur ketertiban.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Media asing: Ross Gerber mengatakan emas lebih mudah digunakan daripada bitcoin
Pertemuan SEC gagal membuat kemajuan, industri kripto menghadapi ketidakpastian

