Sumber: Beberapa pemegang saham meragukan kemampuan Sam Altman untuk memimpin IPO OpenAI
Foresight News melaporkan, menurut The Wall Street Journal, sumber menyebutkan bahwa beberapa pemegang saham meragukan kemampuan CEO OpenAI, Sam Altman, dalam memimpin IPO, dan mempertimbangkan agar posisi tersebut diisi oleh Chairman Dewan, Bret Taylor, namun Bret Taylor sendiri serta mayoritas investor tetap mendukung Sam Altman untuk terus menjabat.
Sebelumnya, startup fusi nuklir Helion mengalami keterlambatan dalam memenuhi janji terobosan energi dan mulai mengalami kesulitan pendanaan, sehingga Sam Altman meminta OpenAI memimpin putaran pendanaan baru untuk perusahaan tersebut. Selain itu, ia juga mencari dukungan OpenAI untuk produsen roket Stoke Space. Kedua investasi ini saat ini bukan bagian dari bisnis inti OpenAI. Perusahaan tersebut baru-baru ini memberi tahu karyawan bahwa mereka perlu mengurangi proyek sampingan dan fokus menghadapi tekanan persaingan yang semakin intens.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
JPMorgan Asset Management memperingatkan: Risiko konsentrasi AI menyebar ke pasar obligasi, investor perlu waspada terhadap "crowded trade"
JPMorgan Asset Management memperingatkan bahwa risiko konsentrasi "faktor kecerdasan buatan" telah menyebar dari saham ke sektor pendapatan tetap, yang semakin meningkatkan kebutuhan investor untuk tetap berhati-hati.

Bursa Korea meluncurkan mekanisme sidecar KOSPI
Ketidakpastian yang tinggi dan volatilitas yang rendah

Laporan: Anthropic berencana memberikan hak suara super kepada CEO Amodei
Anthropic berencana memberikan hak suara super kepada CEO Dario Amodei dan para pendiri lainnya, guna memastikan tim pendiri tetap dapat mengendalikan arah perusahaan setelah go public. Karena Amodei hanya memiliki sekitar 2% saham, hak suara super ini dirancang untuk memperkuat kendali. Perusahaan juga akan mempertahankan struktur wali amanat non-pemegang saham, yang memberi mereka hak untuk memilih sebagian besar anggota dewan direksi.
