Badan standar akuntansi global akan memfokuskan perhatian pada cryptocurrency dan aset perangkat lunak pada tahun 2026.
Pada tanggal 5 Januari, International Accounting Standards Board (IASB) mengumumkan bahwa pembaruan kerangka dasar akuntansi akan menjadi fokus utama pada tahun 2026 untuk mengatasi tantangan yang dibawa oleh adopsi mata uang digital yang pesat dan meningkatnya proporsi perangkat lunak serta aset tak berwujud dalam nilai perusahaan. Di antaranya, IASB berencana untuk mempercepat penelitian terkait laporan arus kas guna mengeksplorasi isu-isu yang belum sepenuhnya tercakup oleh aturan saat ini, termasuk perlakuan akuntansi atas transaksi cryptocurrency yang berbeda dari transaksi kas tradisional. Selain itu, dewan akan mempelajari pengakuan dan pengukuran akuntansi atas aset tak berwujud, dengan fokus pada aset digital seperti perangkat lunak dan data. Para analis percaya bahwa langkah ini dapat memberikan dampak signifikan terhadap metode pengungkapan keuangan dan penilaian di industri crypto dan perusahaan teknologi.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

web3: Ansem meluncurkan ansem.io, dalam dua jam telah membakar 500 ribu ANSEM

Pendapatan tahunan Anthropic pada bulan Juli dilaporkan melebihi 65 milliards USD, meningkat lebih dari 7 kali lipat dibandingkan akhir tahun lalu.
Menurut laporan pada hari Jumat lalu, pendapatan awal Anthropic untuk kuartal kedua melebihi 11,5 milyar dolar, meningkat hampir 14 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, dan laba operasional yang telah disesuaikan juga sudah mencapai tingkat profitabilitas.
