AUD/USD melonjak melewati 0.6700 di tengah meningkatnya selera risiko dan ekspektasi pengetatan RBA lebih lanjut
Dolar Australia Memimpin Mata Uang Utama di Awal Tahun
Pada awal tahun, Dolar Australia menonjol sebagai yang terkuat di antara mata uang utama, naik hampir 0,5% terhadap Dolar AS pada grafik harian. Pergerakan naik ini didorong oleh sentimen pasar yang optimis dan spekulasi yang berkembang bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) mungkin segera menaikkan suku bunga.
Setelah pengumuman kebijakan moneter pada 9 Desember, Gubernur RBA Michelle Bullock memberikan pernyataan bernada hawkish, dan risalah rapat menyoroti bahwa kekhawatiran inflasi kini menjadi prioritas utama bagi para pembuat kebijakan. Kemungkinan kenaikan suku bunga telah aktif didiskusikan bulan lalu.
Tingkat inflasi konsumen tahunan Australia naik menjadi 3,8% pada Oktober, dari 3,6% pada September dan 3,2% pada Agustus. Dengan data inflasi November yang akan dirilis minggu depan dan pertumbuhan upah yang menunjukkan tekanan harga yang terus-menerus, ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga RBA tetap kuat, yang dapat semakin mendukung Dolar Australia.
Sementara itu, di Amerika Serikat, Federal Reserve masih berada di tengah siklus pelonggaran kebijakan moneternya. Meskipun indikator ekonomi AS baru-baru ini, seperti Klaim Pengangguran minggu ini, cukup menggembirakan, diperkirakan Presiden Donald Trump mungkin akan menggantikan Ketua Jerome Powell dengan kandidat yang lebih dovish ketika masa jabatan Powell berakhir pada bulan Mei.
Aktivitas perdagangan pada hari Jumat ini cenderung sepi karena libur Tahun Baru di Jepang dan Tiongkok. Acara utama dalam kalender ekonomi adalah rilis US S&P Global Manufacturing PMI, yang diproyeksikan menunjukkan sedikit penurunan aktivitas bisnis menjadi 51,8 pada Desember dari 52,2 pada November, namun masih mencerminkan pertumbuhan moderat di sektor tersebut.
(Koreksi dilakukan pada 2 Januari pukul 08:00 (UTC+0): Laporan ini merujuk pada US S&P Global Manufacturing PMI, bukan US S&P Global Marketing PMI seperti yang dinyatakan sebelumnya.)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Bull market AI memasuki "era realisasi"! Morgan Stanley dan JPMorgan sama-sama memprediksi S&P 8000, serangan balik besar-besaran pada sektor semikonduktor dan pasar saham Korea membuktikan "gelombang utama pertumbuhan laba"
Dua raksasa keuangan Wall Street—Morgan Stanley dan JPMorgan—baru-baru ini secara bersamaan merilis laporan riset yang menyatakan bahwa pendorong utama kenaikan lanjutan S&P 500 kini beralih dari perluasan valuasi menjadi revisi kenaikan laba serta realisasi komersialisasi AI.

Wall Street bersikap hati-hati secara kolektif! Ringkasan terbaru laporan kepemilikan 13F: Penyesuaian kepemilikan pada raksasa teknologi dan sektor AI mengalami perbedaan, pertarungan antara bullish dan bearish berada dalam kebuntuan.
Dokumen 13F triwulanan yang diungkapkan oleh Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) menunjukkan bahwa pada kuartal kedua tahun ini, investor institusional sedikit mengurangi kepemilikan mereka di sektor-sektor utama seperti semikonduktor, infrastruktur kecerdasan buatan (AI), serta saham teknologi besar, tanpa terlihat adanya tanda-tanda taruhan besar satu arah secara signifikan.

Sinyal dalam laporan keuangan kuartal kedua pabrik chip: Permintaan lebih kuat dibanding tiga bulan lalu, kenaikan harga mulai "menyebar"
JPMorgan percaya bahwa laporan kuartal kedua industri semikonduktor global memberikan sinyal bullish yang jelas: pertama, permintaan melebihi ekspektasi, sehingga raksasa wafer seperti TSMC secara menyeluruh menaikkan belanja modal untuk mempercepat ekspansi; kedua, efek kenaikan harga secara nyata menyebar ke sektor peralatan dan material, sehingga produsen peralatan mampu meningkatkan margin laba kotor melalui kenaikan harga; ketiga, raksasa penyimpanan data mengamankan batas bawah profit yang sangat tinggi untuk beberapa tahun ke depan melalui perjanjian jangka panjang dan pembayaran muka dalam jumlah besar.

