Hyperliquid meluncurkan HIP-3 di mainnet-nya, memperluas pertumbuhan DeFi. Inovasi ini memfasilitasi penciptaan pasar DEX perpetual tanpa izin, mempengaruhi volume perdagangan dan lanskap persaingan.
Hyperliquid telah meluncurkan upgrade HIP-3 di mainnet mereka, dengan tujuan meningkatkan fungsionalitas platform pertukaran terdesentralisasi pada peluncuran terbaru Oktober.
Pembaruan HIP-3 berdampak pada token HYPE, mendorong pasar tanpa izin, dan menandakan pergeseran persaingan karena Lighter melampaui Hyperliquid dalam volume perdagangan.
Pendahuluan
Hyperliquid meluncurkan modul HIP-3 di mainnet mereka setelah pengujian sebelumnya. Pembaruan ini memungkinkan para pengembang untuk membuat pasar perpetual DEX tanpa izin menggunakan HyperEVM, dengan persyaratan jaminan sebesar 500K HYPE, setara dengan sekitar $20 juta.
Tidak ada detail kepemimpinan khusus untuk Hyperliquid yang dirilis. Token HYPE menghadapi dampak signifikan karena persyaratan bagi pengembang untuk menyetor jaminan besar, dengan mekanisme pemotongan (slashing) yang diberlakukan atas pelanggaran.
Dampak Pasar
Peluncuran HIP-3 secara langsung mempengaruhi pasar DeFi, meningkatkan potensi volume perdagangan DEX. Hyperliquid mengalami pergeseran karena Lighter melampaui volume mereka untuk pertama kalinya sejak Agustus 2024, menandakan persaingan yang meningkat.
Dampak finansial termasuk meningkatnya kejadian auto-deleveraging di perpetual DEX, yang menyoroti potensi risiko. Langkah ini berdampak pada posisi leverage altcoin secara lebih luas, namun tidak menunjukkan efek yang jelas pada BTC atau ETH.
Tekanan Kompetitif dan Inovasi
Kenaikan Lighter sebagai perpetual DEX teratas menciptakan tekanan kompetitif tambahan di pasar. Dinamika protokol yang terus berkembang mengikuti gelombang auto deleveraging bersejarah, menguji ketahanan aktivitas perdagangan ritel.
Inovasi seperti ini di ruang terdesentralisasi bisa mempermudah kemajuan regulasi, namun tantangan tetap ada dalam memastikan kepatuhan. Kemajuan teknologi terus berlanjut, dengan protokol seperti Hyperliquid mendorong keterlibatan pengguna dan peluang pasar baru.
“Perkembangan ini sedang membentuk kembali lanskap keuangan terdesentralisasi, mendorong baik antusiasme maupun kehati-hatian di antara pelaku pasar.”
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Utang AS mendekati 40 triliun, Hartnett dari Bank of America: Long emas adalah solusi terbaik saat ini
Surat utang pemerintah AS mendekati angka 40 triliun dolar AS, dan menurut Hartnett dari Bank of America, "long emas" adalah solusi terbaik saat ini—emas adalah lindung nilai terbaik terhadap depresiasi dolar AS, keruntuhan obligasi, dan risiko politik. Sementara itu, gelombang pendanaan AI mendorong pasokan obligasi korporasi melonjak 61% secara tahunan, yang secara struktural menyingkirkan pembeli surat utang negara, sedangkan pembayaran bunga utang telah mencapai 1,4 triliun dolar AS. Hartnett memperingatkan bahwa hasil pemilu bulan November akan menjadi variabel terbesar dalam menentukan arah pasar di akhir tahun.
Goldman Sachs membedah laporan keuangan kuartal kedua saham AS: Infrastruktur AI meraup banyak keuntungan, tetapi keuntungan di sisi aplikasi masih seperti "janji kosong"
Ben Snyder, seorang ahli strategi dari Goldman Sachs, menunjukkan bahwa perusahaan sedang meningkatkan investasi mereka dalam kecerdasan buatan (AI) dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Namun, bagi sebagian besar perusahaan, teknologi ini sejauh ini belum menghasilkan peningkatan keuntungan yang signifikan.

Kontrak pendek atau kontrak panjang? Penyedia cloud baru dan AWS menempuh dua jalur berbeda
Nebius dan CoreWeave mendorong kontrak jangka pendek, menyatakan bahwa di tengah ketatnya pasokan GPU mereka dapat memperoleh premi harga lebih dari 2 kali lipat, dan mendorong kenaikan harga saham; sementara AWS tetap berpegang pada strategi kontrak jangka panjang untuk mengamankan pendapatan stabil dalam menghadapi ketidakpastian investasi AI. Analisis menunjukkan kontrak jangka pendek fleksibel dan bernilai tinggi namun kurang prediktabilitas, sedangkan kontrak jangka panjang stabil namun berpotensi kehilangan peluang premi.

