Analis: Daya tarik emas sebagai alat diversifikasi investasi semakin menonjol
Odaily melaporkan bahwa Patrick Brenner, Manajer Investasi Lintas Aset di Schroders, dalam sebuah laporan riset menyatakan bahwa di tengah ketidakpastian tinggi pada lingkungan ekonomi dan kebijakan Amerika Serikat saat ini, emas menjadi alat diversifikasi risiko portofolio yang sangat menarik. Ia menunjukkan bahwa Amerika Serikat sedang menghadapi "ketidakpastian kebijakan, kerentanan fiskal, serta meningkatnya keraguan investor terhadap peran jangka panjang obligasi pemerintah AS dan dolar AS." Dalam situasi ini, emas menjadi aset diversifikasi pilihan utama bagi investor karena sifatnya sebagai aset safe haven dan korelasi rendah dengan aset tradisional. (Golden Ten Data)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

"Uang pun tak bisa membeli"! Ketidakseimbangan pasokan dan permintaan semakin parah, Indium Fosfat mengalami lonjakan harga terbesar dalam sejarah
Lonjakan permintaan daya komputasi AI mendorong kekurangan serius antara pasokan dan permintaan untuk substrat Indium Phosphide (InP) dan wafer epitaksial, dengan kenaikan harga di kuartal keempat diperkirakan akan melebihi 10%, menjadi lonjakan terbesar dalam satu waktu dalam sejarah, setelah mengalami beberapa putaran kenaikan harga berturut-turut. Keterbatasan kapasitas produksi substrat hulu sulit untuk segera diatasi, sehingga ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan sulit terselesaikan dalam waktu dekat. Pemasok secara langsung menyatakan bahwa meskipun perusahaan bersedia membayar lebih tinggi, belum tentu bisa mendapatkan pasokan.
Brian Armstrong mengatakan Bitcoin akan menjadi mata uang cadangan global
Media asing: Ross Gerber mengatakan emas lebih mudah digunakan daripada bitcoin
