Arthur Hayes Klaim kepada Mereka yang Menunggu Musim Altcoin: "Musim Altcoin Sebenarnya Tidak Pernah Berakhir"
Co-founder BitMEX, Arthur Hayes, membuat pernyataan mencolok tentang “musim altcoin” yang sangat dinantikan oleh para investor kripto. Menurut Hayes, musim altcoin sebenarnya tidak pernah berakhir; para investor hanya melewatkan pemenang sejati karena mereka fokus pada aset yang salah.
Arthur Hayes, salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia kripto, menilai kondisi pasar saat ini dalam penampilan podcast terbarunya. Ia menyatakan bahwa para investor sering kali mengharapkan pengulangan langsung dari siklus masa lalu (seperti 2017 dan 2021), dan berpendapat bahwa pendekatan ini adalah kesalahan besar.
Hayes mengkritik banyak investor yang mengeluhkan bahwa “musim altcoin belum tiba,” dengan mengatakan: “Musim altcoin selalu ada, tetapi Anda hanya tidak memiliki aset yang sedang naik. Orang-orang berharap token acak yang berada di peringkat ke-255 di CoinGecko naik sepuluh kali lipat, tetapi masa-masa itu sudah berakhir.”
Tokoh ternama ini berpendapat bahwa untuk berhasil dalam siklus ini, seseorang harus “berhenti melihat ke masa lalu dan fokus pada tema serta aset baru.”
Hayes menjelaskan beberapa kisah sukses terbesar dalam siklus ini dengan contoh berikut:
- Solana (SOL): Setelah Sam Bankman-Fried dipenjara, SOL yang sempat dianggap “mati” turun hingga $7, namun melakukan comeback dramatis hingga mencapai level $300.
- Hyperliquid (HYPE): Hayes menggambarkan token HYPE, yang diluncurkan pada harga $2-3 dan dengan cepat naik ke $60, sebagai salah satu kisah terbaik dalam siklus ini.
Hayes, yang memperkirakan akan ada perubahan dalam kondisi likuiditas pasar, menyatakan bahwa ia tetap mempertahankan target $250.000 untuk Bitcoin pada tahun 2026. Di pasar altcoin, ia mengindikasikan bahwa teknologi yang berfokus pada privasi (Zero-Knowledge/ZK) dan proyek-proyek on-chain yang memberikan bunga (seperti Ethereum) dapat bersinar di periode mendatang.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

Masih lebih menguntungkan daripada DRAM, apakah SanDisk benar-benar sebaik itu?

Nvidia investasi 1,5 miliar dolar AS untuk membeli saham SB Energy, mengamankan 8GW daya komputasi AI, OpenAI akan menjadi satu-satunya penyewa
Nvidia sedang memperluas batas persaingan dari GPU dan server ke tanah, listrik, dan konstruksi pusat data AI. Perusahaan bekerja sama dengan SB Energy untuk mengembangkan pusat data AI berskala besar 8GW di Ohio, serta berinvestasi sebesar 1,5 miliar dolar untuk memberikan dukungan kredit dalam pembiayaan infrastruktur. OpenAI menjadi satu-satunya penyewa. Langkah ini menunjukkan bahwa Nvidia tidak hanya sebagai pemasok chip, tetapi juga menjadi pengelola infrastruktur AI dengan mengamankan sumber daya LPS terlebih dahulu untuk menjamin permintaan GPU multi-generasi di masa depan.
Meta (META.US) dan BlackRock (BLK.US) menghadapi "lubang hitam asuransi" pada pusat data senilai 14 miliar dolar AS: hanya 3,2% yang tercakup, pihak pemberi pinjaman bisa menanggung risiko miliaran dolar AS.
Menurut laporan, Meta dan BlackRock menginvestasikan 14 miliar dolar AS untuk membangun pusat data di Texas namun menghadapi risiko asuransi.

