CertiK merilis laporan Skynet, kerangka regulasi aset digital di Amerika Serikat untuk pertama kalinya terbentuk secara sistematis
ChainCatcher melaporkan bahwa perusahaan keamanan Web3, CertiK, telah merilis "Laporan Kebijakan Aset Digital Amerika Serikat Skynet 2025", yang merupakan laporan Skynet pertama CertiK yang secara khusus ditujukan untuk pasar regional Amerika Serikat.
Laporan ini secara sistematis menguraikan arah keseluruhan regulasi aset digital Amerika Serikat pada tahun 2025, dan menunjukkan bahwa Amerika Serikat untuk pertama kalinya telah membangun kerangka regulasi aset digital yang relatif jelas dan terstruktur. Dengan berfokus pada aspek inti seperti penerbitan, perdagangan, dan kustodian, legislasi dan reformasi administratif di tingkat federal sedang dipercepat menuju konvergensi, sehingga pasar bergerak dari "periode eksplorasi" menuju "tahap sistematis". Seiring dengan semakin jelasnya arah regulasi terhadap fungsi terpusat, aset digital secara bertahap terintegrasi ke dalam sistem keuangan Amerika Serikat, dan fokus strategis lembaga keuangan juga perlahan beralih ke aset digital berbasis lisensi. Audit kode kini menjadi sarana penting untuk menjamin keamanan dan kepatuhan lembaga, dan tren ini mendorong perkembangan berkelanjutan industri.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Mengapa saham teknologi "semakin naik semakin murah"? Didukung lonjakan valuasi oleh 80% keuntungan, jika ekspektasi AI gagal akan langsung menjadi mahal
Biasanya, pasar bearish harus menghancurkan harga saham hingga sangat rendah agar saham menjadi lebih murah. Namun, saham teknologi telah menemukan jalan lain.


"Uang pun tak bisa membeli"! Ketidakseimbangan pasokan dan permintaan semakin parah, Indium Fosfat mengalami lonjakan harga terbesar dalam sejarah
Lonjakan permintaan daya komputasi AI mendorong kekurangan serius antara pasokan dan permintaan untuk substrat Indium Phosphide (InP) dan wafer epitaksial, dengan kenaikan harga di kuartal keempat diperkirakan akan melebihi 10%, menjadi lonjakan terbesar dalam satu waktu dalam sejarah, setelah mengalami beberapa putaran kenaikan harga berturut-turut. Keterbatasan kapasitas produksi substrat hulu sulit untuk segera diatasi, sehingga ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan sulit terselesaikan dalam waktu dekat. Pemasok secara langsung menyatakan bahwa meskipun perusahaan bersedia membayar lebih tinggi, belum tentu bisa mendapatkan pasokan.
Brian Armstrong mengatakan Bitcoin akan menjadi mata uang cadangan global
