Malaysia berencana mengizinkan bursa untuk meluncurkan token secara independen mulai tahun 2026
ChainCatcher melaporkan, Komisi Sekuritas Malaysia (SC) mengusulkan bahwa mulai tahun 2026, bursa kripto berlisensi dapat secara independen menyetujui pencatatan token tanpa perlu persetujuan dari otoritas regulasi untuk setiap token. Langkah ini bertujuan untuk memodernisasi pasar aset digital Malaysia, memperluas akses investor, serta memberikan fleksibilitas operasional yang lebih besar kepada bursa.
Berdasarkan kerangka kerja baru, bursa bertanggung jawab untuk menilai kepatuhan token dan mematuhi persyaratan tata kelola, keamanan, dan transparansi yang lebih tinggi guna memastikan perlindungan investor. Reformasi ini diharapkan dapat mempercepat waktu pencatatan token, menambah ragam aset yang dapat dipilih investor, dan mendorong Malaysia menjadi pusat aset digital di Asia Tenggara.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Daftar kerugian perdagangan terbesar dalam sejarah diperbarui: Pertaruhan AI senilai 35 miliar dollar menduduki puncak, dan kasus kerugian besar seperti Jane Street mulai muncul ke permukaan.
Gambaran tentang kerugian perdagangan terbesar di dunia semakin jelas. Menurut daftar "25 Kerugian Perdagangan Terbesar Sepanjang Masa" yang disusun oleh pasar, kerugian sebesar 35 miliar dollar AS yang terkait dengan taruhan saham AI menggunakan leverage pada bulan Juli tahun ini telah menempati posisi pertama dalam daftar tersebut.

Alphabet (GOOGL.US) menjadi pemegang saham institusi terbesar SpaceX (SPCX.US): kepemilikan mencapai 94 milyar dollar AS, taruhan 900 juta dollar AS pada tahun 2015 menghasilkan keuntungan seratus kali lipat.
Berkat investasi awal, Alphabet (GOOGL.US) telah menjadi pemegang saham institusi tunggal terbesar di SpaceX.

